Perubahan Struktural, Jely Kini Jabat Plt Waketum PSSI Sulteng

PALU, MERCUSUAR – Baru sekitar tiga bulan menjalankan tugas sejak Juli 2026, Aisha Jely Rompas kini tak lagi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Umum (Sekum) Asprov PSSI Sulawesi Tengah. Perubahan tersebut menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) PSSI Pusat tertanggal 15 September 2026.

Posisi Plt Sekum Asprov PSSI Sulteng selanjutnya ditempati Samsurizal Labatjo. Sementara itu, Jely Rompas tetap berada dalam struktur kepengurusan sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI Sulteng, yang secara struktur berada satu tingkat di atas posisi Sekum.

Pergantian posisi tersebut rupanya tidak membuat Jely Rompas menghentikan aktivitasnya dalam menjalankan roda organisasi maupun program pembinaan sepak bola di Sulawesi Tengah.

Jely menegaskan dirinya tetap bekerja sesuai agenda yang telah disusun sebelumnya. Bahkan, salah satu program yang menurutnya berhasil diselamatkan adalah pembinaan sepak bola usia dini melalui pelaksanaan Piala Soeratin U15 dan U17 Seri Provinsi Sulteng 2026.

Menurut Jely, pelaksanaan kompetisi usia muda tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pembinaan sepak bola di Sulteng tetap berjalan, terutama di tengah perubahan struktur kepengurusan.

Jely menyebut dirinya tidak ingin perubahan jabatan menjadi penghalang untuk terus berkontribusi terhadap sepak bola Sulteng. Baginya, program yang sudah dirancang tetap harus dijalankan demi kepentingan pembinaan dan keberlangsungan kompetisi.

“Perubahan struktur ini tidak terlalu berpengaruh, tetap menjalankan schedule untuk kompetisi, pelatihan pelatih, wasit. Saya pikir dengan adanya Sekum baru kita bersyukur ada bantuan untuk mengurus PSSI yang sisa dua bulan lagi sebelum kongres pemilihan,” terang Jely.

Sikap tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pergantian posisi dalam struktur organisasi tidak serta-merta menghentikan aktivitas Jely di PSSI Sulteng. Dengan statusnya sebagai Waketum, ia masih memiliki ruang untuk terus berkontribusi dalam menjalankan program organisasi dan pembinaan sepak bola di daerah. CLG

Pos terkait