LERE, MERCUSUAR – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, Hardi mengeluhkan banyak sekolah yang terpilih menjadi sekolah penggerak tetapi masih kurang progres aktifitas akun belajar untuk para siswa.
Memang untuk sekolah penggerak sudah harus menggunakan sistem akun belajar untuk para siswanya, akun belajar tersebut seharusnya bisa dilaporkan setiap harinya. Sebab Disdikbud Palu bisa memantau akun belajar mereka, jadi ketahuan sekolah yang aktif dan tidak aktif pada akun belajar tersebut.
“Kami meminta kepada seluruh sekolah yang sudah terpilih menjadi sekolah penggerak untuk tetap aktif diakun belajar. Sebab kalian merupakan sekolah penggerak yang harus bisa mengerakan yang lainnya. Intinya mereka harus bisa menjadi contoh bagi sekolah lainnya dalam hal progres pembelajaran di sekolah,” kata Hardi, Kamis (12/5/2022).
Pihaknya mengatakan bahwa program itu sangat penting bagi sekolah penggerak, karena sekolah harus bisa memberikan perubahan dalam proses pembelajaran di sekolah, makanya jika tidak aktif tentunya sangat sangat disayangkan.
“Kami sudah mengirimkan seluruh data sekolah yang aktif kepada seluruh sekolah penggerak yang ada di Kota Palu, makanya kami meminta agar seluruh sekolah harus tetap aktif dan membiasakan untuk bisa melaporkan aktifitasnya setiap harinya, sehingga kami juga bisa mengetahui proses pembelajaran di sekolah,” terangnya.
Menurutnya program itu sebenarnya sangat baik karena mereka sudah bisa menerapkan kurikulum sekolah penggerak yang tentunya sejalan dengan program pemerintah untuk program Merdeka Belajar. UTM