FK dan FMIPA Untad Raih Rekomendasi Sertifikasi ISO 21001:2018

penutupan audit eksternal yang berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Untad, Jumat (12/6/2026). FOTO: DOK RYAN HUMAS UNTAD

TONDO, MERCUSUAR – Universitas Tadulako (Untad) kembali mencatat capaian penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi. Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) berhasil meraih rekomendasi sertifikasi internasional ISO 21001:2018 setelah menjalani audit eksternal Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP).

Rekomendasi tersebut disampaikan tim auditor PT Tafa Sertifikasi Indonesia (TSI Sertifikasi Internasional) pada penutupan audit eksternal yang berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Untad, Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan hasil audit, sistem manajemen pendidikan yang diterapkan Untad dinilai telah memenuhi standar ISO 21001:2018 dan direkomendasikan untuk memperoleh sertifikat setelah sejumlah temuan minor ditindaklanjuti.

Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan akhir dari proses peningkatan mutu, melainkan awal untuk memperkuat budaya kualitas di lingkungan kampus.

“Audit selesai bukanlah putus, namun awal langkah penyempurnaan,” ujar Prof. Amar.
Ia menekankan bahwa keberhasilan implementasi ISO tidak hanya diukur dari kelengkapan dokumen, tetapi dari perubahan budaya kerja dan peningkatan kualitas layanan kepada mahasiswa sebagai pemangku kepentingan utama.

“Stakeholder pertama kita adalah mahasiswa. Karena itu seluruh proses akademik dan administrasi harus semakin responsif terhadap kebutuhan layanan mereka,” katanya.

Sertifikasi ISO 21001:2018 mencakup layanan pendidikan tinggi, mulai dari pengelolaan sumber daya, perencanaan proses pendidikan, hingga pengukuran kepuasan mahasiswa. Adapun program studi yang masuk dalam ruang lingkup sertifikasi meliputi Program Studi Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan D-III Keperawatan di FK, serta Program Studi Farmasi, Fisika, Statistika, dan Matematika di FMIPA.

Rektor berharap implementasi standar internasional tersebut dapat meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat daya saing lulusan, serta menjadi model pengembangan budaya mutu bagi fakultas dan unit kerja lainnya di lingkungan Untad.
Sementara itu, Kepala Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) Untad, Prof. Darmawati Darwis, M.Si., Ph.D., mengapresiasi kerja keras seluruh sivitas akademika FK dan FMIPA yang telah mengawal proses sertifikasi hingga memperoleh rekomendasi.

“Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Ini bukan hanya kebanggaan bagi FK dan FMIPA, tetapi juga capaian penting bagi Universitas Tadulako,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi fakultas dan unit kerja lainnya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan guna mendukung visi Untad sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing internasional.

Pos terkait