PALU MERCUSUAR Melepas 163 Mahasiswa yang akan melakukan Kegiatan Belajar Luar (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Untad, Dekan FKM Untad, Dr Rosmala Nur SKM MSi, menitip pesan untuk saling baku jaga, selama kegiatan PBL berlangsung, selama sebulan di Kabupaten Parmout, yang dilepas, Senin (12/10/2026).
“Baku saying, dan baku jaga selama di kegiatan PBL yah, Jangan biarkan temanmu yang satu posko pergi sendirian, apalagi di malam hari, jaga kekompakan dan kebersamaan selama di lokasi,” ujarnya, dihadapan ratusan peserta PBL.
Prof Mala, sapaan akrabnya, juga berpesan, untuk menebarkan kebaikan, dan berbagi ilmu di tengah-tengah masyarakat, karena sejatinya, kegiatan PBL adalah bagian dari salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian, maka setiap mahasiswa, peserta PBL, harus memiliki kemampuan berinteraksi dengan masyarakat, serta memiliki sense of crisis atau kepekaan sosial.
“Jika kita baik, insya Allah, semua masyarakat akan menyambut kita dengan baik pula. Begitu juga sebaliknya, maka tetaplah berbuat baik, dan teruslah mengabdi untuk masyarakat,” urainya.
“Hari ini, saya melepas jumlah mahasiswa PBL sebanyak 163 orang, insya Allah, kami juga akan menarik, dengan jumlah yang sama, dan dalam keadaan sehat walafiat,” pesannya.
Lanjut orang nomor satu di FKM Untad itu menjelaskan, bahwasanya kegiatan PBL, adalah proses, Dimana para mahasiswa turun langsung ke masyarakat, desa, atau instansi kesehatan untuk menerapkan ilmu teori kesehatan masyarakat di dunia nyata, dengan tujuan utama adalah, melatih kemampuan profesional, mengidentifikasi masalah kesehatan warga, seperti KIA, penyakit menular, atau kesehatan lingkungan, dan melakukan intervensi.
“Ada beberapa proses yang dilakukan dalam PBL, diantaranya adalah, seminar awal dan persiapan, pengumpulan data, atau survei primer dan sekunder, analisis masalah, FGD dan intervensi, serta sosialisasi,” pungkasnya. (MBH)






