PALU, MERCUSUAR – Kegiatan Kreasi Sastra Murid Bersama Guru (KS MBG) 2026 resmi ditutup oleh Kepala Balai Bahasa Sulteng, Dr. Syarifuddin, di aula FKIP Untad, Sabtu (26/9/2026).
Dalam penutupan ajang yang telah berlangsung sejak Agusutus 2026 tersebut, juga diumumkan hasil dari beberapa kegiatan lomba, seperti karya sastra, baca puisi, kuis sastra yang diikuti guru dan murid, SMP dan SMA sederajat se-Kota Palu.
Dalam sambutannya, Syarifuddin memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan yang digagas oleh Komunitas Sastra Plakplik Ngataku tersebut. Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang memberikan edukasi terkait dengan sastra, khususnya di lingkungan sekolah, merupakan salah satu cara yang efektif mengenalkan sastra kepada peserta didik.
“Apalagi, kan, lingkungan sekolah adalah sebuah lembaga pendidikan yang memiliki kewajiban mengajarkan tentang sastra. Dan kali ini, baik murid dan guru diberikan ruang oleh Plakplik Ngataku untuk berkolaborasi. Ini adalah sebuah kegiatan yang luar biasa,” kata Syarifuddin.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Arham mengatakan kegiatan Kreasi Sastra MBG merupakan langkah hebat, untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya sebuah sastra untuk dipahami di kalangan pendidik maupun murid.
“Dari momen ini, kita akan banyak belajar tentang sebuah sastra, keindahan dalam berbahasa, namun memiliki kaidah-kaidah yang harus dipahami dan ditaati,” ujar Arham.
Penanggung jawab kegiatan, Dr. Agustan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung, sehingga gelaran Kreasi Sastra MBG bertajuk ‘Merawat Merah Putih Dengan Sastra’ dapat terlaksana dengan sukses.
Agus juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba sastra, kuis sastra, dan pentas sastra dari seluruh jenjang sekolah di Kota Palu. Ia menyebut Komunitas Sastra Plakplik Ngataku ke depan akan melakukan yang lebih baik lagi.
“Yang terasa kurang di momen kegiatan ini, akan menjadi evaluasi untuk tahun mendatang,” kata Agus.
Pada lomba Penulisan Karya Sastra juara pertama diraih Aisyah Febriani dari SMPN 10 Palu dengan judul karya “Yang Kami Jaga dalam Diri”, disusul Maulida Zalianti dari SMPN 1 Palu dengan judul karya “Jahitan Aksara Pemersatu Bangsa” sebagai juara 2, sedangkan posisi ketiga ditempati Ni Luh Cahaya Gita dari SMAN Model Madani judul karya “Warisan Kata Eyang Yudistira,” sementara posisi harapan I direbut oleh Zarga Kailila Ermers dari SMAN Model Terpadu Madani dengan karya bertajuk “Kelak Indonesia”.
Pada lomba puisi tingkat SMP diraih oleh Cendana Abriani Manard dari SMPN 2 Palu, lalu juara 2 Moh. Faqih Hidayatullah dari SMPN Model Terpadu Madani, dan juara ketiga Tsaqib Alteza Rey dari perwakilan SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS).
Sementara lomba baca puisi tingkat SMA, juara pertama diberikan kepada Bunga Radisti Andi Iskandar Daeng dari SMAN 3 Palu, lalu juara 2 diraih Jihan Putri Pratiwi dari SMAN 2 Palu, dan posisi ketiga adalah Alisa Putri Kadullah dari an SMAN 5 Palu.
Pada lomba kuis sastra, juara pertama adalah Nurfalita, disusul juara kedua Anisa Mutiara, dan juara ketiga adalah Andi Sofia. MBH






