SIGI, MERCUSUAR – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae merespons keluhan masyarakat, terkait kondisi sejumlah ruas jalan rusak di sepanjang poros Palu–Kulawi yang dinilai mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan.
Rizal pada Selasa (28/4/2026) menyampaikan pihaknya memahami keresahan warga. Ia menegaskan, penanganan jalan telah masuk dalam rencana pembangunan dengan skema multiyears, yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng.
Menurut Rizal, ruas jalan dari Kalukubula hingga Gimpu di wilayah Kulawi Selatan merupakan tanggung jawab Pemprov. Meski demikian, Pemkab Sigi tetap aktif menjalin komunikasi dan koordinasi sejak tahun 2025 guna memastikan percepatan realisasi perbaikan.
“Perbaikan jalan ini sudah direncanakan dan menjadi bagian dari program multiyears pemerintah provinsi. Kami terus berkoordinasi agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, komitmen perbaikan tersebut mulai terlihat sejak tahun sebelumnya. Beberapa titik yang telah ditangani antara lain pengaspalan Jalan Guru Tua di Kalukubula, serta ruas Sadaunta–Boladangko yang kini kondisinya lebih baik dan dapat dilalui dengan lebih aman.
Sementara itu, untuk wilayah Dolo dan sekitarnya, termasuk Desa Kotapulu, perbaikan jalan direncanakan akan mulai dilaksanakan secara bertahap pada tahun 2026.
Menanggapi aksi sebagian warga yang menanam pohon di ruas jalan rusak sebagai bentuk protes, Rizal menilai hal tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan. Namun, ia tetap mengimbau masyarakat agar bersabar dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan.
“Kami memahami aspirasi masyarakat. Proses perbaikan sedang berjalan dan menjadi komitmen pemerintah untuk menuntaskannya secara bertahap,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah, khususnya dalam menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur. */AJI






