SIGI, MERCUSUAR — Tim dosen Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) mendampingi kelompok tani di Desa Bobo, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, mengolah limbah organik menjadi kompos untuk mendukung pertanian mandiri dan berkelanjutan.
Pendampingan dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pemanfaatan Limbah Organik sebagai Kompos dalam Mendukung Pertanian Mandiri” pada 5 September 2026. Kegiatan diikuti 30 anggota kelompok tani dan didanai melalui DIPA Fakultas Teknik Untad Tahun Anggaran 2026.
Tim pengabdian terdiri atas Hardiyanti Sarika, Rahmatang Rahman, Eko R. Labaso, Novita Pradani, dan Muh. Sutrisno, dengan melibatkan mahasiswa dalam proses pendampingan.
Kegiatan diawali pre-test untuk mengukur pengetahuan peserta tentang pengelolaan limbah organik dan pembuatan kompos. Hasilnya menunjukkan sebagian besar peserta telah mengenal jenis limbah organik, tetapi masih membutuhkan pemahaman mengenai teknik pengomposan dan pemanfaatannya untuk pertanian.
Tim kemudian memberikan materi mengenai pengelolaan limbah rumah tangga dan pertanian, manfaat kompos bagi kesuburan tanah, serta penggunaan EM4 sebagai aktivator untuk mempercepat proses penguraian bahan organik.
Peserta selanjutnya mengikuti praktik pembuatan kompos menggunakan karung komposter dengan memanfaatkan limbah organik yang tersedia di lingkungan sekitar. Praktik mencakup persiapan bahan, penggunaan EM4, hingga perawatan kompos selama proses dekomposisi.
Untuk mendukung penerapan di tingkat rumah tangga, tim juga menyerahkan bantuan EM4 dan karung komposter kepada peserta.
Evaluasi melalui post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat kompos, tahapan pembuatan, serta teknik perawatan hingga kompos siap digunakan.
Tim pengabdian berharap keterampilan tersebut dapat diterapkan secara mandiri untuk mendukung kegiatan pertanian, kebun TOGA, dan tanaman pekarangan. Pemanfaatan limbah organik juga diharapkan mengurangi volume limbah, menekan ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta meningkatkan kesuburan tanah dan kualitas lingkungan. HAI/*






