PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) sejak sekira pukul 05.00 WITA pada Jumat (17/7/2026), memicu terjadinya banjir di Dusun IV Desa Laemanta Utara.
Peristiwa tersebut selain merendam dan merusak permukiman warga serta fasilitas umum lainnya, juga berdampak pada pasokan air bersih bagi puluhan Kepala Keluarga (KK).
“Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan debit sungai meningkat hingga meluap ke kawasan permukiman,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parmout, Rivai melalui pesan tertulisnya, Sabtu (18/7/2026).
Data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Parmout menyebutkan, banjir merendam tujuh unit rumah warga dan lingkungan SMKN 1 Kasimbar.
Selain itu, pipa transmisi air bersih Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) turut mengalami kerusakan, sehingga sekitar 70 KK mengalami gangguan pasokan air bersih.
Rivai menyebut pihaknya telah menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen cepat, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa dalam pendataan serta penanganan awal dampak banjir.
“Adapun sejumlah kebutuhan mendesak di antaranya perbaikan pipa transmisi air bersih Pamsimas, normalisasi alur sungai guna mengurangi risiko banjir susulan, serta pemenuhan kebutuhan logistik bagi warga terdampak,” ujar Rivai.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. AFL






