FORNAS XI, Gubernur Target Sulteng Tuan Rumah Terbaik

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid (kanan) saat memimpin pertemuan bersama KORMI terkait persiapan FORNAS XI 2027, di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Senin (31/8/2026). FOTO: BIRO ADPIM SETDAPROV SULTENG

PALU, MERCUSUAR – Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid menargetkan Provinsi Sulteng menjadi tuan rumah terbaik sepanjang sejarah pelaksanaan ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS).

Hal itu disampaikan Anwar, saat menerima Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Adil Hakim beserta tim verifikasi tuan rumah FORNAS XI, di Ruang Polibu Kantor Gubernur, Senin (31/8/2026).

“Sulteng sangat siap dengan pelaksanaan FORNAS,” tegas Anwar.

Ia menyebut, menjadi tuan rumah adalah upaya mendorong Sulteng menjadi daerah terkemuka yang diperhitungkan di Nusantara. Diperkirakan hingga 20 ribu orang dari berbagai daerah akan datang ke Sulteng dan ambil bagian dalam pesta olahraga masyarakat tersebut.

Hal tersebut, kata Anwar, akan sangat berdampak bagi perputaran ekonomi di berbagai sektor, mulai dari akomodasi, transportasi, kuliner, wisata hingga UMKM.

“Inilah cara memperkenalkan daerah kita,” imbuhnya.

Anwar juga tidak menampik bahwa perjalanan Sulteng menjadi tuan rumah FORNAS pada tahun 2027 tidak selalu mulus dalam prosesnya. Namun, ia optimistis hal itu akan berakhir manis.

Pada kesempatan itu, tim verifikasi KORMI melaporkan kepada Gubernur, dari 35 indikator yang menjadi syarat pelaksanaan, Sulteng telah memenuhi 21 indikator atau lebih dari 50 persen. Salah satunya dari segi infrastruktur, yaitu pembangunan amphitheater sebagai venue utama acara pembukaan FORNAS IX 2027 yang diperkirakan tuntas akhir tahun ini.

Selain itu, KORMI Daerah Sulteng juga siap memperkenalkan kearifan lokal daerah lewat olahraga tradisional pada ajang FORNAS 2027, yakni lomba dokar dari Kota Palu, lomba balap japi (sapi) dari Sigi dan olahraga laut panah ikan dari Tolitoli.

“Insyaallah, tahun 2027, Sulteng jadi tuan rumah FORNAS yang terbaik,” pungkas Anwar. */IEA

Pos terkait