Gilbert Antonio, Jebolan APJ yang Lolos EPA Garuda Yaksa

PALU, MERCUSUAR – Perjalanan panjang hampir dua bulan akhirnya mengantarkan Gilbert Antonio ke panggung sepak bola usia muda nasional. Pemain muda asal Labuan itu berhasil lolos seleksi dan terpilih masuk skuad EPA Garuda Yaksa U16 yang bertanding di Epaone LIGA 1.

Gilbert merupakan jebolan Akademi Persipal Junior (APJ). Pemain yang bersekolah di SMP Negeri 17 Palu tersebut merupakan putra pasangan Erik dan Fitriana.

Perjalanan Gilbert menuju skuad Garuda Yaksa tidak berlangsung instan. Ia terlebih dahulu mengikuti proses seleksi yang berlangsung hampir dua bulan. Dari tahapan awal hingga seleksi akhir, Gilbert mampu menunjukkan kemampuan dan konsistensinya hingga akhirnya dinyatakan lolos.

Bagi Gilbert, keberhasilan tersebut menjadi salah satu capaian penting dalam perjalanan karier sepak bolanya. Dari pembinaan di APJ, ia kini mendapat kesempatan untuk bersaing di level yang lebih tinggi melalui kompetisi EPA U16.
Manajer APJ, Erick, mengatakan keberhasilan Gilbert menjadi bukti bahwa proses pembinaan pemain muda di daerah memiliki peluang untuk membawa pemain menuju level nasional.

Erick juga menyebut, APJ tidak berhenti pada keberhasilan Gilbert. Pada tahun berikutnya, pihaknya kembali berencana mengirim pemain-pemain muda terbaik APJ untuk mengikuti proses seleksi di level yang lebih tinggi.

“Ini menjadi motivasi bagi pemain-pemain APJ lainnya. Tahun depan akan ada lagi pemain muda yang kami kirim untuk mengikuti seleksi,” ujar Erick.

Garuda Yaksa sendiri menjadi salah satu peserta yang berada dalam persaingan EPA U16 bersama sejumlah klub seperti Dewa United, Persija Jakarta, Persita Tangerang, Bhayangkara FC, Java United dan Isen Mulan FC
.
Lolosnya Gilbert menjadi catatan tersendiri bagi pembinaan sepak bola usia muda Palu. Dari lapangan latihan APJ, melewati seleksi panjang hampir dua bulan, hingga akhirnya mendapatkan tempat di skuad EPA Garuda Yaksa U16. CLG

Pos terkait