Perlindungan terhadap Asap, Pemkab Morowali Bagikan Masker kepada Pelajar

Wabup Morowali, Iriane Iliyas menyerahkan masker kepada salah seorang pelajar, Selasa (13/10/2026). FOTO: MOROWALIKAB.GO.ID

MOROWALI, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan generasi muda di tengah ancaman polusi udara akibat kebakaran.

Salah satunya melalui pembagian masker kepada para pelajar di lingkungan sekolah, yang secara simbolis dilaksanakan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Morowali, Iriane Iliyas, Selasa (13/10/2026).

Dalam kegiatan itu, Iriane menyapa dan berinteraksi langsung dengan para murid sembari membagikan masker.

Menurut Iriane, kesehatan anak-anak harus menjadi perhatian bersama. Paparan asap dan debu tidak boleh dianggap sepele karena dapat memicu gangguan kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan. Karena itu, langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini, baik melalui penggunaan masker maupun peningkatan kesadaran terhadap kondisi udara di sekitar.

“Jangan abaikan kesehatan. Saya mengimbau anak-anak untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan segera melapor kepada guru atau orang tua jika mengalami gangguan kesehatan. Kita semua harus bersama-sama menjaga kesehatan anak-anak agar mereka tetap bisa belajar dengan baik,” pesan Iriane.

Ia juga menekankan, upaya melindungi pelajar dari dampak polusi udara membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat perlu saling mendukung untuk memastikan anak-anak mendapatkan perlindungan yang memadai selama kondisi udara masih menjadi perhatian.

Pihak sekolah diharapkan terus mengingatkan para siswa agar menggunakan masker ketika diperlukan, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat paparan asap meningkat, serta segera menyampaikan keluhan kesehatan kepada guru atau orang tua. Gejala seperti batuk, iritasi mata, dan sesak napas perlu mendapat perhatian agar tidak diabaikan.

“Kesehatan anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita saling menjaga dan meningkatkan kewaspadaan agar anak-anak tetap sehat, terlindungi, dan dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik,” tegas Iriane. TAR

Pos terkait