Bupati Banggai, Ikuti Rakor Rekonsiliasi Data Migas

Rapat koordinasi rekonsiliasi data realisasi lifting minyak dan gas bumi, di Jawa Barat. FOTO: DOK. PEMKAB BANGGAI

BANDUNG, MERCUSUAR – Bupati Banggai, Amirudin menghadiri rapat koordinasi Rekonsiliasi Data Realisasi Lifting Minyak dan Gas Bumi Triwulan I tahun 2026, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/6/2026).

Rakor yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten/Kota daerah penghasil migas, bertujuan memastikan akurasi data volume minyak dan gas yang terjual (transfer titik penyerahan) antara pemerintah, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Rekonsiliasi data tersebut berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas perhitungan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas ke daerah penghasil. Selain itu untuk mendorong optimalisasi penerimaan negara.

Amirudin hadir bersama Sekretaris Provinsi Sulteng, Novalina, Kepala Bapenda Provinsi Sulteng, Andi Irman, dan Kepala Sub Bidang Penilaian & Penetapan Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Banggai, Moh. Randhy.

Tahun 2026, pemerintah pusat menargetkan lifting minyak nasional sebesar 610 ribu barel per hari. Target tersebut tercantum dalam RAPBN 2026.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto mengatakan realisasi lifting minyak hingga akhir Mei 2026 telah mencapai 576,2 ribu barel per hari atau sudah mendekati proyeksi outlook sepanjang tahun. Sementara produksi gas sudah tercapai sebesar 6.550 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Outlook sampai akhir tahun ditetapkan sebesar 6.787 MMSCFD. */TOP

Pos terkait