BANGGAI, MERCUSUAR – Komisi III DPRD Banggai mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai untuk mengevaluasi pembangunan portal di Pasar Simpong, yang dikeluhkan pedagang dan penarik ojek.
Desakan itu mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para pedagang dan penarik ojek serta warga terdampak, di DPRD Banggai, Rabu (22/4/2026).
RDP yang dipandu Wakil Ketua Komisi III, Helton Abd. Hamid itu dihadiri anggota komisi, yakni Syafrudin Husain, Batia Sisilia Hadjar, Wajidah, Eny Marthen, Herdiyanto Djiada serta Suwardi.
Para pedagang dan penarik ojek menyampaikan langsung keberatan atas keberadaan portal yang dinilai memberatkan serta tidak transparan. Mereka bahkan mendesak agar portal di kawasan pasar tersebut dihilangkan, karena dianggap menghambat aktivitas ekonomi sehari-hari.
Menanggapi hal itu, Asisten III Setdakab Banggai, Faisal Karim mengatakan pemerintah daerah tengah mencari solusi agar kebijakan tersebut tidak merugikan berbagai pihak. Faisal menegaskan pembangunan portal telah melalui kajian teknis.
Kepala Dinas Perhubungan Banggai, Ansar Maita menawarkan solusi berupa pemberian kartu khusus bagi pedagang, penarik ojek, dan warga sekitar pasar melalui skema parkir langganan. Menurutnya, kebijakan itu akan mengakomodasi semua pihak agar tidak ada yang dirugikan.
Dari sisi regulasi, Kepala Bagian Hukum dan Perundang-undangan Setda Banggai, Sukriyadi Lalu menjelaskan bahwa pengelolaan parkir oleh pihak ketiga diperbolehkan. Ia menyebut, pemberian kesempatan kepada pihak ketiga sebagai pengelola parkiran selama enam bulan sebagai masa evaluasi.
Sejumlah anggota Komisi III, termasuk Batia Sisilia Hadjar, Syafrudin Husain, Suwardi, dan Herdiyanto Djiada secara tegas meminta agar kebijakan portal tersebut dikaji ulang. Mereka menekankan pentingnya transparansi dan pelibatan masyarakat dalam setiap kebijakan yang berdampak langsung pada warga.
Desakan evaluasi tersebut menjadi catatan Komisi III, agar kebijakan di Pasar Simpong tidak merugikan pedagang maupun penarik ojek yang menggantungkan hidup di kawasan tersebut. TOP






