PALU, MERCUSUAR — Suasana Sekretariat Asprov PSSI Sulawesi Tengah (Sulteng) di Jalan Garuda I Nomor 1, Palu, Kamis (29/10/2026), terasa berbeda. Yel-yel “Waka-Waka” menggema saat rombongan tim pemenangan Muhammad Abchandra Akbar Supratman datang mengambil formulir bakal calon Ketua Umum PSSI Sulteng periode 2026–2030.
Sekitar 20-an orang yang digawangi Ferry Rotinsulu, mantan kiper Tim Nasional Indonesia yang juga pernah menjadi kapten Sriwijaya FC. Bersama Oki DM, Hendra, dan sejumlah pendukung lainnya, Ferry mewakili Akbar Supratman dalam proses pengambilan formulir pencalonan.
Mereka menamakan diri sebagai Barisan Ultras Akbar Supratman., yang tercatat sebagai bakal calon pertama yang mendaftar dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum Asprov PSSI Sulteng.
Tepat pukul 09.00 Wita, rombongan diterima Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Asprov PSSI Sulteng, Samsurijal Labatjo, yang akrab disapa Ijal. Ia didampingi Plt. Ketua Komite Pertandingan Ismail Pangeran, Plt. Komite Wasit Akram Agus, serta anggota Komite Pemilihan Najamudin.
Dalam kesempatan itu, Ijal menyerahkan langsung berkas formulir pencalonan kepada tim pemenangan Akbar Supratman.
Di hadapan rombongan, Ijal menegaskan bahwa biaya pendaftaran bakal calon Ketua Umum PSSI Sulteng kini digratiskan. Selain itu, persyaratan dukungan pencalonan ditetapkan minimal dari satu asosiasi dan satu klub.
Menurut dia, kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para praktisi sepak bola di Sulawesi Tengah untuk ikut berkompetisi memimpin organisasi sepak bola daerah itu.
“Dengan tidak adanya biaya pendaftaran dan persyaratan minimal dukungan tersebut, kami berharap akses untuk menjadi Ketua Umum PSSI Sulteng semakin terbuka. Siapa pun praktisi sepak bola yang memiliki keinginan dan kemampuan untuk memajukan sepak bola daerah harus mendapat kesempatan,” demikian inti penjelasan Ijal terkait kebijakan pencalonan tersebut.
Ferry: Visi Pembinaan Usia Muda Jadi Alasan Dukungan
Bagi Ferry Rotinsulu, kehadirannya di sekretariat PSSI Sulteng bukan sekadar mewakili seseorang mengambil formulir. Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia itu menyebut dukungannya kepada Akbar Supratman didasarkan pada kesamaan visi dalam membangun sepak bola Sulawesi Tengah.
Ferry menilai pembinaan pemain usia muda menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian serius. Selain itu, perbaikan tata kelola dan perkembangan sepak bola di Palu maupun Sulawesi Tengah secara keseluruhan juga menjadi bagian dari harapan yang ingin diwujudkan.
“Saya mewakili tim dari Akbar sebagai calon Ketua Asprov PSSI Sulteng. Saya mendukung beliau karena visi dan misinya sejalan dengan saya,” kata Ferry.
Ia menambahkan, pembinaan usia muda menjadi salah satu fokus yang menurutnya perlu diperkuat agar sepak bola Sulawesi Tengah memiliki fondasi yang lebih baik untuk berkembang.
“Yang jelas, visi beliau ini tentang pembinaan usia muda, perbaikan sepak bola di Palu dan Sulteng. Masih ada hal-hal lain yang akan dikembangkan ke depan,” ujarnya.
Bagi Ferry, langkah Akbar mengikuti proses pencalonan merupakan bagian dari upaya menghadirkan gagasan baru untuk kemajuan sepak bola daerah. Namun, perjalanan menuju kursi Ketua Umum PSSI Sulteng masih harus melalui tahapan dan mekanisme pemilihan yang telah ditetapkan.*/CLG






