LOLU SELATAN, MERCUSUAR — SMK Negeri 3 Palu menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 yang diikuti sebanyak 720 peserta. Pelaksanaan tes dibagi dalam dua gelombang untuk mengakomodasi seluruh peserta, termasuk siswa dari sejumlah sekolah mitra yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kota Palu dan sekitarnya.
Kepala SMKN 3 Palu, H. Hamka, S.Pd., mengatakan, gelombang pertama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 2–5 November 2026.
“Total peserta yang mengikuti TKA ini ada 720 orang. Sebanyak 612 orang merupakan siswa kelas XII SMKN 3 Palu, sedangkan 108 orang lainnya berasal dari sekolah-sekolah lain yang sedang melaksanakan PKL di Kota Palu dan sekitarnya,” jelas Hamka, Rabu (28/10/2026).
Peserta dari sekolah mitra berasal dari UPTD SMKN 5 Majene satu orang, SMKN 3 Pinrang dua orang, SMKN Ampibabo 29 orang, SMKN 1 Simpang Raya lima orang, SMKN 1 Toili 20 orang, SMKN 1 Bungku Timur tujuh orang, serta SMK Teknik Eklesia Tentena 49 orang.
Pelaksanaan TKA setiap hari dibagi dalam tiga sesi, yakni pukul 08.00–09.45 WITA, 10.30–12.15 WITA, dan 13.00–14.45 WITA. Materi yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia dan Survei Karakter pada Senin, Bahasa Inggris dan Lingkungan Belajar pada Selasa, serta Matematika pada Rabu.
Untuk mengantisipasi kendala kelistrikan akibat jadwal pemadaman di Kota Palu, pihak sekolah telah menyurati PLN agar pasokan listrik selama pelaksanaan tes tetap terjaga. Hamka menyebut, pelaksanaan TKA secara umum berjalan lancar meskipun sempat terjadi gangguan (drop) pada server pusat pada Selasa.
“Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung tidak ada pemadaman listrik dari PLN. Meskipun sempat terjadi drop server pusat pada hari Selasa, proses pelaksanaan tes secara keseluruhan tetap berjalan lancar,” pungkasnya. UTM






