KENDARI, MERCUSUAR – Puluhan siswa SMA Negeri 3 Kolaka mengikuti kunjungan edukatif ke Pusat Persemaian (Nursery) Tanggetada milik PT Vale Indonesia Tbk, Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu bertujuan memperkenalkan keanekaragaman hayati sekaligus memberikan edukasi mengenai pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Didampingi tim Environmental (Enviro) PT Vale, para siswa bersama guru melihat secara langsung berbagai tahapan pembibitan tanaman. Mereka mempelajari proses persemaian awal, teknik pengembangbiakan melalui metode stek, pemindahan bibit ke polybag, hingga melihat tanaman yang telah siap ditanam kembali di area rehabilitasi. Sebagai bagian dari kegiatan, para peserta juga melakukan penanaman pohon bersama.
Senior Permit & Compliances Analyst PT Vale Indonesia, Emyliana Manurun, mengatakan Nursery Tanggetada merupakan wujud kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi generasi muda bahwa perusahaan tambang memiliki komitmen kuat dalam menjaga kelestarian alam melalui praktik green mining,” kata Emyliana di Kolaka.
Ia menjelaskan bahwa aktivitas pertambangan tidak selalu identik dengan kerusakan lingkungan. Menurutnya, PT Vale justru menjalankan berbagai upaya pemulihan melalui pengelolaan fasilitas pembibitan berkapasitas besar yang akan memenuhi kebutuhan penghijauan, baik untuk kawasan operasional perusahaan maupun masyarakat dan para pemangku kepentingan.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa yang memanfaatkan masa libur sekolah untuk mengikuti aktivitas edukatif sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
Ketua OSIS SMA Negeri 3 Kolaka, Davi Qhirand Best Ferdi, mengaku senang dapat melihat secara langsung proses pembibitan pohon di Nursery PT Vale Indonesia IGP Pomalaa.
“Hari ini sangat seru bagi kami. Kami bisa belajar banyak hal baru, mulai dari proses stek di cup kecil hingga tanaman siap tumbuh dewasa,” ujar Davi.
Ia berharap PT Vale terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan konsisten mendukung pemulihan kawasan hutan melalui program penanaman pohon. Menurutnya, upaya tersebut penting mengingat Indonesia memiliki peran strategis sebagai salah satu paru-paru dunia.
Melalui pengoperasian Nursery Tanggetada, PT Vale Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjalankan kegiatan pertambangan yang sejalan dengan upaya pemulihan lingkungan, demi mendukung terwujudnya masa depan yang lebih hijau di Sulawesi Tenggara dan Indonesia.TIN






