Lions Club Internatiomal Foundation Peduli Korban Gempa di Sigi

Sebagai Project Officer, Lions Dolof Tirajo menyerahkan bantuan kepada seorang ibu di Desa Lembang Tongoa, belum lama ini. (Foto: Dok. Lions Club)

PALU, MERCUSUAR – Lions Club International Foundation (LCIF) ikut membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana gempa di Kabupaten Sigi. LCIF melalui Perkumpulan Lion MD 307, sudah dua kali menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak terjadinya gempa di daerah itu.
Project officer kegiatan ini, Lion Dolof Tirajo menjelaskan, ia bersama anggota Lions Club yang ada di Palu, pertama kali menyalurkan bantuan ke warga terdampak gempa di Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi.


Dikatakan, pada tanggal 16 Juni 2026, pukul 10:27:45 WIB kembali gempa bumi mengguncang Palu dengan kekuatan 6,7 SR. Pusat Gempa berada di darat sekitar 4,9 kilometer dari Kabupaten Sigi.
Dampak gempa bumi itu menyebabkan kerusakan masif pada infrastruktur di Kabupaten Sigi. Juga adanya korban jiwa dan luka-luka, dan juga berdampak pada masalah lingkungan.
LCIF pada kesempatan ini telah memberikan bantuan tanggap darurat untuk bencana tersebut. Seluruh Lions Club yang ada di Sulawesi terutama yang berada di Kota Palu berperan aktif untuk menyalurkan 750 paket keperluan untuk tanggap darurat yang diperoleh dari Lions Club International Foundation (LCIF).


“Inisiatif ini menunjukkan komitmen para anggota Lioms Club untuk selalu hadir bersama masyarakat di saat mengalami kesulitan akibat bencana alam. Kami hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi bencana ini,” ujar Lions Dolof Tirayo.


“Dengan semangat melayani, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah,” kata pula Presiden Lions Club Palu Mutiara, Lions Suryawati Hosari.
“Pascagempa di Desa Kamarora, banyak rumah warga yang roboh dan masyarakat saat ini masih bertahan di tenda darurat. Kami berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah cepat dan nyata agar kebutuhan dasar warga terpenuhi serta proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah-rumah yang terdampak dapat segera dilakukan,” kata Suryawati lagi.


Di Desa Kamarora A dan B, tim Lions Club menyerahkan bantuan antara lain beras, minyak goreng, air minum, mi instan, ikn kaleng, telur, tendon, susu, popok bayi, terpal, sabun cuci dan sabun mandi, peralatan dapur, pakaian layak pakai, dan selimut.


Sementara yang kedua kalinya, bantuan diberikan ke Desa Lembang Tongoa yang memiliki 5 dusun, melalui Kepala Desa, Arman secara simbolis.


Paket bantuan berupa beras, mie instant, minyak goreng, detergent, sabun mandi, biskuit, sanck dan susu dikemas dalam 750 ember yang setara dengan USD 15000 (IDR 260 juta)
Menurut Lion Dolof Tirajo, ia bersama anggota Lions Club yang ada di Palu menempuh perjalanan yang cukup sulit, karena hujan dan lumpur ketika menyalurkan bantuan yang kedua kalinya, yaitu di Lembang Tobgoa.


Namun, tantangan tersebut tidak dapat menghalangi niat baik untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa. Timnya yang menyalurkan bantuan dapat menyerahkan ke warga yang membutuhkan bantuan.


“Semoga bantuan LCIF dapat meringankan beban masyarakat yang terkena gempa bumi tersebut,” katanya.


Ia juga menjelaskan, Lions Club International Foundation ( LCIF ) adalah yayasan amal yang bersifat global dan perpanjangan tangan dari Lions International. Yayasan ini berdiri sejak tahun 1968 dan fokus membantu masyarakat di seluruh dunia dengan berbagai proyek. Contohnya penanggulangan bencana, kesehatan mata, pelestarian lingkungan, dan lainnya.


LCIF melalui Perkumpulan Lion MD 307 banyak melakukan berbagai kegiatan, termasuk bantuan tanggap darurat saat terjadi bencana alam.MAN

Pos terkait