BRI Kembali Gelar Bazaar Klaster Mantriku, UMKM Binaan Dapat Sertifikat Halal

  • Whatsapp
8CB9A02C-D212-42C9-A8B7-ECDF32EB010B-e778bb34

 

JAKARTA, MERCUSUAR   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. kembalimenggelar agenda bulanan Bazaar Klaster Mantriku pada Jumat(12/11), di Kantor Pusat BRI Jakarta sebagai salah satu komitmenperseroan dalam pemberdayaan UMKM. Dalam kegiatan kali ini, BRI juga menyerahkan sertifikat halal bagi UMKM binaan.

Berita Terkait

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan acara ini rutindilaksanakan setiap bulan dengan tujuan memperluas akses pasardengan memperkenalkan produk klaster unggulan dari UMKM binaan BRI dalam bentuk pameran.

Klaster Unggulan adalah klaster yang secara intensif didampingioleh Mantri BRI Unit dan telah mendapatkan dukungan program pemberdayaan dari BRI. Bazaar ini selain memperkenalkan produkUMKM binaan, diharapkan pula menginspirasi lebih banyakUMKM yang tergabung dalam klaster usaha bersama BRI agar majudan bangkit bersama khususnya di masa sulit karena pandemi,” ujarSupari.

Pilihan Redaksi :  Gubernur Optimis Angka Stunting Dapat Diturunkan

Untuk Bazaar edisi November diikuti oleh klaster binaan yang tersebar dari seluruh Indonesia. Diantaranya yakni Ikan Asap Jayapura, Stick Kepiting Makassar, Durian Songgon Banyuwangi,Keripik Ayam Denpasar, Jeruk Marabahan Banjarmasin, dan  klasterdari wilayah barat yaitu Jambu Air Demak Semarang.

Adapun bagi konsumen yang ingin bertransaksi, BRI memfasilitasidengan sistem pembayaran cashless yakni QRIS, BRIMO, EDC Merchant, hingga transfer. Dalam acara ini pun diserahkan pula secara simbolis sertifikasi produk halal bagi pelaku UMKM yang produknya telah memenuhi standardisasi halal nasional.

Sertifikasi Halal Salah Satu Fokus BRI

Menurut Supari, selain mendorong pada peningkatan produksi dankapabilitas UMKM, BRI pun fokus pada peningkatan daya saingproduk UMKM salah satunya melalui program sertifikasi halal. Hal ini pun menurutnya seiring dengan program sertifikasi halal daripemerintah.

Pilihan Redaksi :  DSLNG Peringatan Bulan K3

Produk UMKM kami dorong memenuhi kriteria halal selain harusmemiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Program sertifikasi halal diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk UMKM, khususnya produk makanan dan minuman,” ujarnya menerangkan.

Melalui langkah BRI ini, sekaligus menjawab kendala yang dihadapi pelaku UMKM dalam proses pengurusan sertifikasi halal. Seperti dalam proses melengkapi form data pada sistem Si Halal, yaitu aplikasi yang menampung usulan pembuatan sertifikat halal.BRI memberikan pendampingan bagi UMKM yang sebagian besarbelum familiar dengan aplikasi Si Halal, hingga sertifikat halal didapatkan pelaku UMKM tersebut atas produknya.

Dalam bazar kali ini, penyerahan sertifikat halal diberikan secarasimbolis kepada empat pelaku UMKM anggota Rumah BUMN Jakarta. Mereka adalah usaha olahan rempah dari Yuzan Rempahmilik Harlin Nurbayati, olahan tauco dari Tauco Kedung Rasa milikAina Susanti, Stik Keju Risiris milik RA Pradiyanti dan KacangCoklat D’Sal milik Salmi Sufraini.

Pilihan Redaksi :  Pusbang MBKM Untad Gelar FGD, Bahas MK Pilihan Dunia Usaha, Industri dan Pemerintah

Karena BRI memang akan terus mendorong UMKM yang tergabung dalam Klaster Usaha untuk bangkit bersama BRI agar semakin besar. Harapannya klaster tersebut akan semakin banyakmenciptakan lapangan kerja baru dan semakin menginspirasimasyarakat sekitar untuk tumbuh bersama memajukan ekonomilokal,” kata Supari optimistis.RES/*

Baca Juga