Kemenkum Sulteng Tingkatkan Kompetensi Paralegal Posbankum

BIROBULI SELATAN, MERCUSUAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menggelar Penguatan Kapasitas Paralegal Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan secara virtual, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi paralegal dalam memberikan layanan bantuan hukum nonlitigasi yang profesional kepada masyarakat.

Kegiatan dibuka Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H), Sopian, mewakili Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy. Peserta berasal dari Posbankum Desa/Kelurahan di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Penguatan kapasitas menghadirkan narasumber Nur Aida, S.H., C.L.A., seorang corporate lawyer sekaligus mentor paralegal profesional.

Dalam sambutan Kepala Kanwil yang dibacakannya, Sopian mengatakan peningkatan kompetensi paralegal merupakan bagian dari komitmen Kementerian Hukum untuk memperluas akses masyarakat terhadap keadilan, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menegaskan paralegal memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi dan pendampingan hukum kepada masyarakat.

“Paralegal merupakan ujung tombak layanan bantuan hukum di tingkat desa dan kelurahan. Kehadiran mereka menjadi jembatan antara masyarakat dengan negara dalam memperoleh akses terhadap keadilan yang mudah, cepat, dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan peningkatan kapasitas harus dilakukan secara berkelanjutan agar paralegal tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, mediasi, dan pendampingan yang baik.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi mengenai peran paralegal, etika pendampingan hukum, teknik penyelesaian persoalan hukum di masyarakat, serta berbagi pengalaman praktik yang dapat diterapkan dalam pelayanan Posbankum Desa/Kelurahan.

Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Kemenkum Sulteng berharap kualitas layanan bantuan hukum di Sulawesi Tengah semakin profesional, mudah diakses, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. */JEF

Pos terkait