DONGGALA, MERCUSUAR – Kabupaten Donggala menjadi salah satu daerah yang masuk dalam prioritas pertama pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Indonesia. Kepastian tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi yang digelar di salah satu hotel di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Kota Tangerang.
Rakor dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal (Dirjen PAUD, Dasmen, dan PNFI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Gogot Suharwoto. Kegiatan ini diikuti pemerintah daerah yang menjadi lokasi prioritas pembangunan SNT sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan bermutu yang merata di Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, menyambut baik penetapan Donggala sebagai salah satu daerah prioritas. Menurutnya, pembangunan SNT merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Donggala.
“Alhamdulillah, Kabupaten Donggala dipercaya menjadi salah satu daerah yang mendapatkan prioritas pertama pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Ini merupakan peluang besar bagi daerah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang lebih berkualitas, modern, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Ansyar.
Ia menjelaskan, Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan sekolah unggulan yang dilengkapi sarana dan prasarana berstandar dunia. Selain didukung fasilitas pembelajaran yang modern, SNT juga menerapkan sistem pendidikan yang mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, penguatan karakter, serta pengembangan bakat dan minat peserta didik.
Kebanggaan masyarakat Donggala semakin bertambah karena sekolah tersebut direncanakan akan dipimpin oleh putra daerah, Andi Fahrul, kepala sekolah berprestasi asal Donggala yang saat ini sedang mengikuti tahapan pantukhir seleksi calon kepala sekolah di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, kehadiran Andi Fahrul sebagai calon kepala sekolah akan menjadi kebanggaan tersendiri. Putra asli Donggala akan menjadi aktor utama dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerahnya sendiri,” kata Ansyar.
Ia berharap kehadiran SNT dapat menjadi pusat lahirnya generasi unggul yang memiliki daya saing tinggi, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Disdikpora Donggala juga mengajak para peserta didik, khususnya yang saat ini duduk di kelas VII SMP dan kelas X SMA di wilayah Kabupaten Donggala, untuk mulai mengenal lebih dekat Sekolah Nasional Terintegrasi Donggala.
Mengusung slogan “Sekolah Bermutu Lebih Dekat untuk Anak Indonesia”, SNT Donggala akan membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik daerah untuk memperoleh pendidikan berkualitas dengan dukungan fasilitas modern, pembelajaran berbasis teknologi digital, penguatan karakter, serta berbagai program pengembangan potensi akademik maupun nonakademik.
Pemerintah Kabupaten Donggala berharap pembangunan SNT menjadi tonggak baru dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas serta mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul demi kemajuan daerah dan Indonesia.UTM
Donggala Masuk Prioritas Pertama Pembangunan SNT







