Eddy Siswanto Purnabakti dari SMAN 2 Palu

Para guru SMAN 2 Palu saat memberikan cendera mata kepada Kepala SMAN 2 Palu, Eddy Siswanto yang telah memasuki masa purnabakti, Jumat (30/10/2026). FOTO: RUSTAM/MS

LOLU SELATAN, MERCUSUAR — Kepala SMAN 2 Palu, Eddy Siswanto, memasuki masa purnabakti setelah lebih dari tiga dekade mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang pendidikan. Pelepasan pengabdiannya berlangsung dalam suasana haru dan kekeluargaan di SMAN 2 Palu, Jumat (30/10/2026).

Masa pensiunnya terhitung mulai 1 November 2026.
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Syam Zaini, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Eddy dalam memajukan pendidikan di Sulawesi Tengah.
Eddy mengawali karier sebagai guru di SMAN 2 Palu pada 1994. Ia kemudian diperbantukan mengajar mata pelajaran Fisika di MAN 2 Palu selama sembilan tahun sebelum kembali ke SMAN 2 Palu pada 2003. Di sekolah tersebut, ia pernah bertugas sebagai guru, pembina OSIS, hingga wakil kepala sekolah.

Karier kepemimpinannya dimulai saat dipercaya menjadi Kepala SMAN 8 Palu pada 2012, kemudian memimpin SMAN 7 Palu pada 2015. Sejak 2017, ia kembali dipercaya memimpin SMAN 2 Palu hingga masa purnabakti, dengan total masa kepemimpinan selama 9 tahun 6 bulan.

Dalam kesempatan itu, Eddy berpesan agar seluruh guru dan tenaga kependidikan menjaga soliditas serta kekeluargaan yang telah dibangun. Ia juga meminta seluruh jajaran memberikan dukungan kepada pemimpin berikutnya agar program dan pelayanan pendidikan tetap berjalan optimal.

Untuk memastikan keberlangsungan organisasi, Dinas Pendidikan Sulteng telah menunjuk Pelaksana Harian (Plh) Kepala SMAN 2 Palu.
Syam Zaini berharap kepemimpinan selanjutnya dapat mempertahankan program unggulan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah, terutama dalam aspek kedisiplinan, kompetensi tenaga pendidik, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Program yang sudah bagus harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Hal-hal yang masih kurang perlu dimaksimalkan, terutama kedisiplinan, peningkatan kompetensi, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. UTM

Pos terkait