BOYAOGE, MERCUSUAR — Pemerintah Kota Palu terus memperkuat sektor pertanian melalui optimalisasi lahan produktif. Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, turun langsung melakukan penanaman 4.000 bibit tomat di Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Tatanga.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Palu Mapan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penanaman turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Lurah Boyaoge, Babinsa, personel Polsek, serta unsur terkait lainnya.
“Lahan pertanian di Boyaoge telah lama dikelola masyarakat. Meski luasannya kini berkurang dibandingkan sebelumnya, pemerintah tetap mendorong agar lahan yang tersedia dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan produktif,” katanya, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, komoditas tomat dipilih berdasarkan usulan petani dan disesuaikan dengan kondisi lahan setempat. Dengan demikian, bibit yang ditanam diharapkan dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil produksi yang baik.
“Kami memperkirakan tanaman tomat tersebut mulai memasuki masa panen sekitar dua bulan mendatang atau akhir Oktober 2026. Pemerintah Kota Palu juga akan memberikan pendampingan kepada petani, mulai dari budidaya hingga pemasaran hasil panen,” terangnya.
Ia berharap hasil panen dapat dipasarkan langsung kepada pengecer sehingga petani memperoleh nilai jual lebih baik.
“Yang paling penting, pemerintah harus selalu hadir bersama petani dan mendukung mereka dalam meningkatkan kesejahteraannya,” tutupnya. UTM







