BIROBULI UTARA, MERCUSUAR — Dinas Kesehatan Kota Palu memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Infeksi Emerging (PIE) melalui kegiatan tingkat Kota Palu 2026 di Villa Sutan Raja Palu, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Rachmad Yasin, tersebut diikuti tenaga medis dari puskesmas dan rumah sakit serta perwakilan instansi terkait.
Rachmad mengatakan penyakit infeksi emerging perlu diwaspadai karena dapat muncul sebagai penyakit baru, penyakit lama yang kembali meningkat, maupun penyakit yang penyebarannya meluas. COVID-19, Mpox, dan flu burung menjadi sejumlah contoh penyakit tersebut.
Menurutnya, perubahan iklim, kepadatan penduduk, dan mobilitas manusia turut meningkatkan potensi munculnya penyakit infeksi emerging.
Karena itu, diperlukan sistem surveilans yang kuat, deteksi dini, serta respons cepat dari fasilitas kesehatan. Sinergi lintas sektor juga dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian.
“Harapannya, melalui kegiatan ini seluruh tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan di Kota Palu dapat meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi, serta mampu melakukan pencegahan dan pengendalian secara cepat dan tepat,” ujar Rachmad.
Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam menghadapi potensi kejadian luar biasa akibat penyakit infeksi emerging di Kota Palu. */JEF







