Persit KCK Palaka Wira dan Dharma Pertiwi Daerah N Gelar Bakti Sosial di Rumah Merah Putih Difabel Berkarya

PALU, MERCUSUAR – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XXIII/Palaka Wira bersama Dharma Pertiwi Daerah N memberikan dukungan kepada Rumah Merah Putih Difabel Berkarya di Kota Palu melalui kegiatan bakti sosial dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI.

Kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan HUT ke-5 Rumah Merah Putih Difabel Berkarya. Kegiatan dihadiri pengurus Persit KCK Daerah XXIII/Palaka Wira, Dharma Pertiwi Daerah N, Yayasan Kartika Jaya Cabang XXIX Palaka Wira serta unsur Jalasenastri.

Ketua Persit KCK Daerah XXIII/Palaka Wira, Ny. Dewi Binsar Sianipar, mengatakan kehadiran Persit merupakan bentuk perhatian terhadap anak-anak yang berada di Rumah Merah Putih.

“Semua anak-anak adalah ciptaan Tuhan yang berharga. Semoga anak-anak dapat berkembang sesuai dengan talenta masing-masing,” kata Dewi.

Ia mendorong anak-anak untuk terus belajar, berdoa dan mengembangkan kemampuan tanpa merasa terbatas oleh kondisi yang dimiliki.

“Jangan pernah merasa terbatas. Belajar dan berdoa, mengembangkan kemampuan untuk mewujudkan cita-cita,” ujarnya.

Menurut Dewi, kehadiran keluarga besar TNI di Rumah Merah Putih merupakan bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap masyarakat.

“Melalui adik-adik ini karya Tuhan hadir dan TNI bersama keluarga TNI senantiasa hadir bersama masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Pembina Rumah Merah Putih Difabel Berkarya, Wijaya Chandra, mengapresiasi dukungan yang diberikan Persit dan keluarga besar TNI.

Wijaya mengatakan, Rumah Merah Putih memiliki kapasitas hingga 20 orang. Namun, sejumlah anak masih berada dalam pengawasan orang tua masing-masing.

“Terima kasih kepada ibu-ibu Persit dan Dharma Pertiwi atas dukungan dan bantuan yang diberikan. Kapasitas rumah ini 20 orang, sedangkan beberapa anak masih di bawah pengawasan orang tua masing-masing,” ujarnya.

Menurut Wijaya, dukungan yang diberikan tidak hanya bermakna dari sisi bantuan material, tetapi juga menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak di Rumah Merah Putih.

“Ini bukan cuma sekadar bantuan, tetapi bentuk perhatian dan doa,” katanya.

Ia mengatakan, Rumah Merah Putih Difabel Berkarya juga mengembangkan berbagai bentuk usaha yang ditujukan untuk membuka ruang bagi penyandang disabilitas, agar dapat berkarya dan mengembangkan kemandirian.

“Ada ragam bentuk usaha yang dikembangkan oleh Rumah Merah Putih Difabel Berkarya. Mereka butuh ruang dan kesempatan untuk berkarya,” ujarnya.

Wijaya menilai, kehadiran keluarga besar TNI memberikan makna penting bagi penghuni dan pengelola Rumah Merah Putih.

“Saya menghargai kehadiran ini lebih dari bantuan yang diberikan, karena dalam kehadiran ada berkat dan doa,” katanya.

Ia berharap, kepedulian terhadap penyandang disabilitas terus tumbuh di tengah masyarakat.

“Ketika kita menanam berkat di lahan kebajikan, kita menanam benih cinta kasih. Ada doa-doa dan berkat yang tidak akan pernah habis,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kolonel Arm. Doddy Suhadiman, Kolonel Kav. Tody Wahyudi, S.T., Lettu (T) Muslim, Ketua dan Wakil Ketua Persit KCK Daerah XXIII/Palaka Wira, Wakil Ketua Dharma Pertiwi Daerah N, serta pengurus Persit, Dharma Pertiwi dan Yayasan Kartika Jaya Cabang XXIX Palaka Wira. JEF

Pos terkait