LOLU SELATAN, MERCUSUAR — Kerukunan Keluarga Jawa Sulawesi Tengah (KKJST) menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah dalam mendukung sejumlah program strategis, terutama pemberantasan narkoba dan penanganan pengangguran.
Ketua KKJST Sulteng, Sumarno, mengatakan kesiapan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyampaian Kapolda Sulteng, Irjen Pol Rizal Irawan, saat melakukan kunjungan ke organisasi KKJST Sulteng, Rabu (4/11/2026). Menurutnya, KKJST siap mengambil bagian dalam mendukung program-program yang dijalankan Polda Sulteng.
“Salah satu bentuk kolaborasi yang dapat dilakukan adalah membantu menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung pemberantasan narkoba,” katanya, Rabu (4/11/2026).
Selain itu, pihaknya juga melihat adanya kesamaan perhatian terhadap persoalan pengangguran. Program yang disampaikan Kapolda Sulteng dinilai sejalan dengan program Berani Sejahtera, salah satu dari sembilan program unggulan Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, yang mendorong lahirnya wirausaha baru untuk meningkatkan kesejahteraan dan membuka lapangan kerja.
“Nanti kami akan coba berkolaborasi dengan Polda Sulteng karena Polda Sulteng juga memiliki program yang kurang lebih sama. Sehingga ini menjadi sebuah kerja sama yang sinergis dan akan menghasilkan hasil yang optimal,” terangnya.
Ia menambahkan, bentuk kerja sama tersebut akan dibicarakan lebih lanjut bersama pihak Polda Sulteng, termasuk kemungkinan dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Dengan demikian, program yang dijalankan dapat saling mendukung dan memiliki arah pelaksanaan yang jelas.
Sumarno berharap, sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Polda Sulteng, dan KKJST dapat terwujud sehingga berbagai program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Sulteng yang dinilainya menjadi bentuk perhatian dan pengakuan terhadap peran organisasi sosial dalam mendukung pembangunan daerah. UTM






