KSOP Teluk Palu, Catat 244 Ribu Penumpang Angkutan Laut

Penumpang menaiki KM Dorolonda yang bersandar di Pelabuhan Donggala, Kabupaten Donggala beberapa waktu lalu. FOTO: MUHAMMAD RIFKI/MS

PANTOLOAN, MERCUSUAR – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Palu mencatat jumlah penumpang angkutan laut di wilayahnya meningkat 15,52 persen selama Januari hingga Oktober 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala KSOP Palu Marcelinus Singki mengatakan, total aktivitas penumpang kapal pada kategori naik, turun dan lanjutan mencapai 244.085 orang pada Januari-Oktober 2026.

“Jadi penumpang yang turun 84.346, kemudian penumpang naik 91.666, dan yang turun 68.073 orang. Jadi total ada 244.085 penumpang angkutan laut,” ungkapnya, Rabu (4/11/2026).

Dia menyebutkan jumlah itu mengalami peningkatan pada seluruh kategori pergerakan penumpang. Untuk penumpang yang turun meningkat 13,18 persen dibandingkan periode yang sama 2025 sebanyak 74.522 orang.

Sementara itu, untuk tren penumpang yang naik kapal bertambah 12.762 orang atau meningkat 16,17 persen dibandingkan 2025 yang hanya tercatat 78.904 orang.

Adapun penumpang lanjutan atau yang melintas tercatat meningkat 17,64 persen dibandingkan periode Januari-Oktober 2025 sebanyak 57.866 orang.

Menurut Marcelinus, peningkatan aktivitas penumpang tersebut terlihat pada beberapa momentum tertentu sepanjang tahun ini. Berdasarkan data bulanan, jumlah penumpang turun dan naik tertinggi terjadi pada Maret, masing-masing sebanyak 12.355 orang dan 12.539 orang.

“Itu terjadi pada Maret bertepatan momen hari raya Idul Fitri 2026. Kemudian juga paling tinggi aktivitasnya pada bulan Juni, penumpang turun 10.020 orang, dan naik 11.939 orang, karena bertepatan momen angkutan libur anak sekolah,” sebutnya.

Dia menjelaskan, aktivitas angkutan penumpang tersebut tercatat pada tiga pelabuhan yang berada dalam wilayah kerja KSOP Kelas II Teluk Palu, yakni Pelabuhan Pantoloan di Kota Palu, serta Pelabuhan Wani dan Pelabuhan Donggala di Kabupaten Donggala.

Pelayanan angkutan penumpang di ketiga pelabuhan tersebut, lanjutnya, didukung empat armada kapal, yakni KM Dharma Kencana V milik PT Dharma Lautan Utama, KM Dorolonda dan KM Lambelu milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), serta kapal perintis KM Sabuk Nusantara 89. IKI

Pos terkait