Puluhan Koperasi Berpotensi Peroleh Pelindungan Hak Atas Produk Lokal

Persiapan pendampingan teknis permohonan Merek Kolektif bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Senin (13/7/2026). FOTO: DOK KEMENKUM SULTENG

BIROBULI SELATAN, MERCUSUAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) melalui jajaran Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual (Bidang KI) melaksanakan koordinasi dengan Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu dalam rangka persiapan pendampingan teknis permohonan Merek Kolektif bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Senin (13/7/2026).

Koordinasi tersebut membahas rencana pelaksanaan pendampingan sekaligus inventarisasi koperasi yang berpotensi memperoleh perlindungan Merek Kolektif. Berdasarkan hasil pembahasan, terdapat 46 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berpotensi mengajukan pendaftaran merek, dengan 7 koperasi telah memenuhi persyaratan administrasi.

Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut, termasuk membantu penyediaan data dan memfasilitasi koordinasi dengan koperasi sasaran agar proses pendampingan berjalan efektif.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, dalam keterangannya menegaskan bahwa perlindungan Merek Kolektif merupakan langkah strategis dalam memperkuat identitas dan daya saing koperasi.

“Perlindungan Kekayaan Intelektual akan memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi produk dan usaha koperasi,” ujar Rakhmat Renaldy.

Rakhmat Renaldy juga berharap sinergi dengan pemerintah daerah terus diperkuat agar semakin banyak koperasi memperoleh perlindungan hukum melalui pendaftaran Merek Kolektif.

“Kolaborasi menjadi kunci untuk memperluas pemanfaatan layanan Kekayaan Intelektual serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis koperasi,” tambahnya.

Melalui koordinasi ini, Kanwil Kemenkum Sulteng berkomitmen terus menghadirkan layanan Kekayaan Intelektual yang berdampak nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat dan kemajuan koperasi di Sulawesi Tengah. */IKI

Pos terkait