LOLU SELATAN, MERCUSUAR – SMK Negeri 3 Palu kembali menorehkan prestasi di bidang pendidikan vokasi setelah ditetapkan sebagai salah satu Sekolah Model dalam penerapan program Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) berbasis Teaching Factory (TEFA) di Provinsi Sulawesi Tengah.
Penetapan tersebut merupakan amanah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kepada 17 SMK terpilih di Sulawesi Tengah melalui proses evaluasi Balai Guru Penggerak dan Balai Pengembangan Mutu Pendidikan (BPMP).
Kepala SMKN 3 Palu, Hamka mengatakan, program Sekolah Model bertujuan menghadirkan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan bagi guru maupun peserta didik. “Melalui program ini, digitalisasi pembelajaran serta penerapan koding dan kecerdasan artifisial diintegrasikan ke dalam proses belajar mengajar sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi,” katanya, Kamis (6/7/2026).
Menurut Hamka, predikat Sekolah Model bukan sekadar menjadi kebanggaan sekolah, melainkan amanah untuk membagikan praktik-praktik terbaik kepada sekolah lain. SMKN 3 Palu diharapkan menjadi rujukan dalam pengembangan metode pembelajaran inovatif sehingga dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Sulawesi Tengah.
“Program ini diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah tersebut juga mendapat pendampingan dari Balai Besar Gowa dan Balai Besar Malang. Selain itu, salah seorang guru SMKN 3 Palu berhasil terpilih sebagai Instruktur Nasional, memperkuat kapasitas sekolah dalam mendukung implementasi program di tingkat nasional,” terangnya.
Ke depan, SMKN 3 Palu diproyeksikan menjadi Training Center pengembangan pendidikan kejuruan dan teknologi bagi wilayah Indonesia Timur. Peran tersebut diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan digital, serta siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Capaian tersebut tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program “Berani Cerdas” yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah. Ia berharap sinergi tersebut terus mendorong peningkatan mutu pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi. UTM







