BELONA CUP U13, Libas SSB Malino U13, Amor Masaingi U13 Lolos Final

Selebrasi anak-anak Amor Masaingi U13 usai mencetak gol ke gawang SSB Malino Taipa. FOTO : ISSRIN ASSEGAF/MS

DONGGALA, MERCUSUAR – Amor Masaingi U13 memastikan tiket ke partai final Belona Cup U13 2026 usai menaklukkan SSB Malino Taipa U13 dengan skor meyakinkan 5-1 pada laga semifinal yang digelar di Lapangan Amor Masaingi, Desa Masaingi, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Rabu (29/7/2026).

Amor langsung tancap gas lewat gol pembuka lahir melalui sepakan first time pada awal babak pertama yang mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Keunggulan itu membuat permainan Amor semakin berkembang. Jorge “Bellingham” menggandakan keunggulan pada menit ke-27 sebelum M. Fariz Naufal memperlebar skor menjadi 3-0 pada menit ke-38.

Gol terbaik dalam pertandingan hadir tiga menit berselang. Garda Bandawa melakukan aksi individu gemilang dengan membawa bola dari garis tengah lapangan, melewati sejumlah pemain bertahan Malino, sebelum menaklukkan kiper lawan untuk membawa Amor unggul 4-0 pada menit ke-41.

Amor menutup pesta gol melalui Rafa pada menit ke-45. Sementara Malino hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Yudit pada menit ke-49 sehingga laga berakhir dengan skor 5-1.

Kemenangan ini mengantarkan Amor Masaingi U13 ke partai final. Tim besutan Abd Hafid kini tinggal menunggu pemenang semifinal lainnya yang mempertemukan Sinar Baiya A U13 melawan Labuan Lelea B U13, Kamis (30/7/2026).

Pelatih Kepala SSB Malino Taipa U13, Sabta Hidayat, mengakui anak asuhnya sebenarnya mampu mengimbangi permainan Amor pada babak pertama. Namun, situasi berubah drastis setelah turun minum.

“Pada babak pertama permainan anak-anak sebenarnya cukup baik dan kami mampu mengimbangi lawan. Tapi di babak kedua permainan berubah drastis. Kami kehilangan fokus sehingga Amor bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada,” ujar Sabta.
Sementara itu, Pelatih Amor Masaingi U13, Abd Hafid, bersyukur timnya mampu tampil lebih efektif di babak kedua setelah sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan pada 30 menit pertama.

“Anak-anak menjalankan instruksi dengan baik di babak kedua. Kami meminta mereka bermain lebih tenang, mempercepat aliran bola, dan memanfaatkan ruang yang ada. Alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana dan kami berhasil lolos ke final.

Sekarang kami fokus mempersiapkan tim agar bisa tampil maksimal di laga puncak,” kata Abd Hafid. CLG

Pos terkait