DONGGALA, MERCUSUAR – Ketua KONI Donggala, Asgaf Umar menjelaskan bahwa cabang olahraga sepak bola tidak masuk dalam kategori unggulan yang menjadi prioritas pembinaan dan penganggaran menuju Porprov 2026 Morowali.
Menurut Asgaf, keputusan tersebut didasarkan pada hasil evaluasi prestasi, di mana sepak bola belum berhasil meraih medali dalam dua edisi Porprov terakhir. Selain sepak bola, sejumlah cabang olahraga lainnya juga tidak masuk dalam kelompok unggulan karena pertimbangan capaian prestasi dan efektivitas pembinaan.
Menurutnya, penyusunan skala prioritas dilakukan berdasarkan pemetaan prestasi yang dilakukan Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Donggala. Awalnya, KONI mengusulkan sekitar 17 cabang olahraga dalam salah satu skema pengajuan anggaran.
Namun, seiring kebijakan efisiensi anggaran, usulan tersebut kembali dipersempit dengan memprioritaskan cabang olahraga yang masuk kategori unggulan satu dan unggulan dua, yakni cabang-cabang yang dinilai memiliki peluang lebih besar menyumbangkan prestasi bagi Kabupaten Donggala pada ajang Porprov mendatang, tak termasuk Sepak bola. CLG






