SEMARANG, MERCUSUAR – Kontingen atletik Sulawesi Tengah mengawali kiprah di Kejuaraan Atletik Jateng Open 2026 dengan torehan membanggakan. Dua pelari Sulteng sukses naik podium melalui Asnidar Aras yang meraih medali emas dan Fitra yang mempersembahkan medali perunggu pada nomor berbeda, Kamis (23/7/2026), di Stadion Jatidiri, Semarang.
Prestasi paling gemilang dibukukan Asnidar Aras pada nomor 5.000 meter putri senior. Pelari kelahiran 1993 itu tampil dominan sejak awal lomba hingga finis pertama dengan catatan waktu 19 menit 00,19 detik.

Bahkan, Asnidar menunjukkan keunggulannya dengan melakukan overlap (melampaui pelari yang tertinggal satu putaran) terhadap sejumlah peserta sebelum menyentuh garis finis, sebuah gambaran betapa jauhnya keunggulan yang ia miliki atas sebagian rivalnya.
Medali perak nomor 5.000 meter putri senior diraih Amall Yatri Wulandari dari Predator Atletik Bojonegoro dengan waktu 19 menit 39,27 detik, sedangkan medali perunggu menjadi milik Dyahp Marhaendrassitwi dari PASI Denpasar yang mencatat 20 menit 08,25 detik.
Sementara itu, medali kedua bagi Sulawesi Tengah dipersembahkan Fitra pada nomor 1.500 meter U-18 putri. Atlet muda Sulteng binaan SMANOR Tadulako Sulteng tersebut finis di posisi ketiga dengan waktu 5 menit 17,15 detik.
Nomor 1.500 meter U-18 putri dimenangi Zirly Mudzalifah dari MTR 72 dengan catatan waktu 5 menit 04,71 detik, sedangkan medali perak diraih Putri Alsyafina N. dari PASI Sleman dengan waktu 5 menit 14,07 detik.
Hasil ini menjadi awal yang manis bagi kontingen Sulawesi Tengah di Jateng Open 2026. Satu medali emas dari Asnidar Aras dan satu medali perunggu dari Fitra menjadi bukti daya saing atlet-atlet Sulteng di ajang atletik nasional yang diikuti peserta dari berbagai provinsi, klub, dan pusat pembinaan atletik di Indonesia. CLG






