Wim Al’amri Siap Berkontribusi Pulihkan Prestasi Dayung Sulteng

PALU, MERCUSUAR— Upaya mengembalikan kejayaan olahraga dayung Sulawesi Tengah mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Palu, Abdurahim Nassar Al’amri. Legislator yang akrab disapa Wim itu menyatakan kesiapannya mengambil bagian dalam proses pembenahan prestasi dayung Sulteng.

Wim, yang juga menjabat Ketua Komisi C DPRD Kota Palu, bahkan membuka peluang untuk maju dalam bursa calon Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sulteng.

Namun, ia menegaskan belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai pencalonan tersebut. Menurutnya, seluruh proses harus mengikuti mekanisme dan tahapan resmi organisasi.

Bagi Wim, persoalan utama bukan sekadar siapa yang akan memimpin PODSI Sulteng, melainkan bagaimana potensi atlet daerah dapat kembali dikelola secara serius.
Ia melihat dayung memiliki sejarah panjang dalam menyumbangkan prestasi bagi Sulawesi Tengah. Karena itu, pembinaan atlet serta perhatian terhadap kesejahteraan mereka menjadi hal yang menurutnya harus mendapat prioritas.

Wim juga mengaku telah bertemu dengan sejumlah atlet yang saat ini masih menjalani pembinaan. Dari pertemuan tersebut, ia melihat potensi besar yang menurutnya layak mendapat dukungan lebih serius.

“Saya sudah duduk dan bicara bersama atlet yang dibina oleh para pelatih sekarang dan mereka sangat berpotensi,” ungkapnya Wim dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (16/8/2026).

Potensi tersebut, kata Wim, harus diperkuat melalui kepemimpinan yang solid dan sistem pembinaan yang jelas. Ia tidak ingin atlet-atlet potensial kehilangan kesempatan berkembang hanya karena kurangnya perhatian atau dukungan.

Ketua DPC Demokrat Kota Palu itu menilai pembenahan PODSI Sulteng harus diarahkan pada kepentingan atlet dan prestasi. Dengan pembinaan yang tepat, ia optimistis atlet dayung Sulteng memiliki peluang kembali bersaing di level nasional hingga internasional.

Meski telah menyatakan kesiapan, Wim masih menunggu tahapan resmi pemilihan Ketua PODSI Sulteng. Ia menyerahkan proses tersebut kepada mekanisme organisasi yang nantinya ditetapkan.

Bagi Wim, siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin PODSI Sulteng harus memiliki komitmen kuat untuk membangun kembali prestasi sekaligus memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi atlet. */CLG

Wim Al’amri Siap Berkontribusi Pulihkan Prestasi Dayung Sulteng

PALU, MERCUSUAR— Upaya mengembalikan kejayaan olahraga dayung Sulawesi Tengah mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Palu, Abdurahim Nassar Al’amri. Legislator yang akrab disapa Wim itu menyatakan kesiapannya mengambil bagian dalam proses pembenahan prestasi dayung Sulteng.

Wim, yang juga menjabat Ketua Komisi C DPRD Kota Palu, bahkan membuka peluang untuk maju dalam bursa calon Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sulteng.

Namun, ia menegaskan belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai pencalonan tersebut. Menurutnya, seluruh proses harus mengikuti mekanisme dan tahapan resmi organisasi.

Bagi Wim, persoalan utama bukan sekadar siapa yang akan memimpin PODSI Sulteng, melainkan bagaimana potensi atlet daerah dapat kembali dikelola secara serius.
Ia melihat dayung memiliki sejarah panjang dalam menyumbangkan prestasi bagi Sulawesi Tengah. Karena itu, pembinaan atlet serta perhatian terhadap kesejahteraan mereka menjadi hal yang menurutnya harus mendapat prioritas.

Wim juga mengaku telah bertemu dengan sejumlah atlet yang saat ini masih menjalani pembinaan. Dari pertemuan tersebut, ia melihat potensi besar yang menurutnya layak mendapat dukungan lebih serius.

“Saya sudah duduk dan bicara bersama atlet yang dibina oleh para pelatih sekarang dan mereka sangat berpotensi,” ungkapnya Wim dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (16/8/2026).

Potensi tersebut, kata Wim, harus diperkuat melalui kepemimpinan yang solid dan sistem pembinaan yang jelas. Ia tidak ingin atlet-atlet potensial kehilangan kesempatan berkembang hanya karena kurangnya perhatian atau dukungan.

Ketua DPC Demokrat Kota Palu itu menilai pembenahan PODSI Sulteng harus diarahkan pada kepentingan atlet dan prestasi. Dengan pembinaan yang tepat, ia optimistis atlet dayung Sulteng memiliki peluang kembali bersaing di level nasional hingga internasional.

Meski telah menyatakan kesiapan, Wim masih menunggu tahapan resmi pemilihan Ketua PODSI Sulteng. Ia menyerahkan proses tersebut kepada mekanisme organisasi yang nantinya ditetapkan.

Bagi Wim, siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin PODSI Sulteng harus memiliki komitmen kuat untuk membangun kembali prestasi sekaligus memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi atlet. */CLG

PALU, MERCUSUAR— Upaya mengembalikan kejayaan olahraga dayung Sulawesi Tengah mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Palu, Abdurahim Nassar Al’amri. Legislator yang akrab disapa Wim itu menyatakan kesiapannya mengambil bagian dalam proses pembenahan prestasi dayung Sulteng.

Wim, yang juga menjabat Ketua Komisi C DPRD Kota Palu, bahkan membuka peluang untuk maju dalam bursa calon Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sulteng.

Namun, ia menegaskan belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai pencalonan tersebut. Menurutnya, seluruh proses harus mengikuti mekanisme dan tahapan resmi organisasi.

Bagi Wim, persoalan utama bukan sekadar siapa yang akan memimpin PODSI Sulteng, melainkan bagaimana potensi atlet daerah dapat kembali dikelola secara serius.
Ia melihat dayung memiliki sejarah panjang dalam menyumbangkan prestasi bagi Sulawesi Tengah. Karena itu, pembinaan atlet serta perhatian terhadap kesejahteraan mereka menjadi hal yang menurutnya harus mendapat prioritas.

Wim juga mengaku telah bertemu dengan sejumlah atlet yang saat ini masih menjalani pembinaan. Dari pertemuan tersebut, ia melihat potensi besar yang menurutnya layak mendapat dukungan lebih serius.

“Saya sudah duduk dan bicara bersama atlet yang dibina oleh para pelatih sekarang dan mereka sangat berpotensi,” ungkapnya Wim dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (16/8/2026).

Potensi tersebut, kata Wim, harus diperkuat melalui kepemimpinan yang solid dan sistem pembinaan yang jelas. Ia tidak ingin atlet-atlet potensial kehilangan kesempatan berkembang hanya karena kurangnya perhatian atau dukungan.

Ketua DPC Demokrat Kota Palu itu menilai pembenahan PODSI Sulteng harus diarahkan pada kepentingan atlet dan prestasi. Dengan pembinaan yang tepat, ia optimistis atlet dayung Sulteng memiliki peluang kembali bersaing di level nasional hingga internasional.

Meski telah menyatakan kesiapan, Wim masih menunggu tahapan resmi pemilihan Ketua PODSI Sulteng. Ia menyerahkan proses tersebut kepada mekanisme organisasi yang nantinya ditetapkan.

Bagi Wim, siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin PODSI Sulteng harus memiliki komitmen kuat untuk membangun kembali prestasi sekaligus memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi atlet. */CLG

Pos terkait