PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) bersama Puskesmas Parigi melaksanakan kegiatan Aksi Bergizi di Pondok Pesantren (Ponpes) Abna’ul Chairaat Kelurahan Masigi Kecamatan Parigi, sebagai langkah nyata pencegahan anemia sejak dini.
Pengelola Promosi Kesehatan Dinkes Parmout, Ryan Mohede menegaskan sinergi lintas layanan kesehatan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi, sekaligus pelayanan langsung kepada santri/santriwati.
“Kami ingin memastikan para santri tidak hanya memahami pentingnya kesehatan, tetapi juga mendapatkan intervensi yang tepat. Mereka adalah generasi yang harus dijaga sejak sekarang,” ujar Ryan kepada wartawan di Parigi, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, upaya tersebut merupakan bagian dari strategi promotif dan preventif yang menyasar kelompok remaja. Sebab, pada fase ini, santri berada dalam masa pertumbuhan yang pesat dan rentan mengalami masalah kesehatan, terutama anemia dan kekurangan gizi.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan senam bersama yang melibatkan seluruh santri. Aktivitas tersebut dimaksudkan untuk membangun kebiasaan hidup aktif, sekaligus meningkatkan kebugaran fisik di lingkungan pesantren.
Setelah itu, santri dibekali pengetahuan melalui penyuluhan kesehatan. Adapun materi yang disampaikan mencakup pentingnya gizi seimbang, pencegahan anemia, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta upaya menjaga kesehatan di lingkungan pesantren.
Sebagai bentuk intervensi langsung, para santri, khususnya remaja putri, juga diberikan Tablet Tambah Darah (TTD) yang dikonsumsi secara bersama. Selain itu, tim kesehatan turut melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, seperti pemeriksaan tinggi dan berat badan, lingkar perut, tekanan darah, gula darah, hingga kadar hemoglobin (Hb) guna mengetahui kondisi kesehatan santri secara dini.
“Dari hasil pemeriksaan ini, kami bisa mendeteksi potensi masalah kesehatan lebih awal. Sehingga bisa segera ditindaklanjuti,” jelas Ryan.
Ryan berharap, para santri mampu menerapkan pola hidup sehat serta berperan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing, sehingga terbentuk generasi yang sehat dan cerdas. Ia menyebut, Puskesmas Parigi akan terus melakukan pembinaan kesehatan remaja secara berkelanjutan di wilayah kerjanya, termasuk di lingkungan pesantren. AFL






