PALU, MERCUSUAR – Dosen Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu memberikan edukasi literasi keuangan kepada siswa SMP Negeri 1 Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Jumat (18/9/2026).
Kegiatan bertajuk “Bijak Mengelola Uang Saku: Edukasi Literasi Keuangan untuk Meningkatkan Perilaku Pengelolaan Keuangan Siswa SMP Negeri 1 Siniu” tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya mengelola uang saku secara bijak sejak usia sekolah.
Ketua Tim Pengabdi, Riyan Muhamad, M.Ak., mengatakan literasi keuangan perlu dikenalkan sejak dini karena kebiasaan mengelola uang dapat membentuk perilaku keuangan yang lebih bertanggung jawab.
Menurutnya, siswa perlu memahami bahwa uang saku tidak hanya digunakan untuk memenuhi keinginan, tetapi juga harus dikelola berdasarkan kebutuhan, prioritas, dan rencana menabung.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman sederhana kepada siswa bahwa mengelola uang bukan berarti harus memiliki uang dalam jumlah besar, tetapi bagaimana uang yang dimiliki dapat digunakan secara bijak, sesuai kebutuhan dan direncanakan dengan baik,” ujar Riyan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan materi mengenai pengertian literasi keuangan, fungsi dan penggunaan uang, pengelolaan uang saku, perbedaan kebutuhan dan keinginan, kebiasaan menabung, serta pertimbangan sebelum melakukan pembelian.
Tim pengabdi juga memperkenalkan lima langkah dalam mengelola uang saku, yakni merencanakan penggunaan uang, mendahulukan kebutuhan, menyisihkan sebagian uang untuk tabungan, mengendalikan keinginan, dan berpikir sebelum membeli.
Materi kemudian diperkuat melalui studi kasus sederhana menggunakan uang saku Rp15 ribu. Siswa diajak menentukan prioritas antara membeli alat tulis sekolah atau makanan yang sedang tren. Melalui simulasi tersebut, siswa diarahkan memahami pentingnya mendahulukan kebutuhan dibandingkan keinginan.
Siswa juga diperkenalkan dengan penyusunan anggaran sederhana untuk mengatur pengeluaran agar uang tidak habis sebelum waktunya.
Kepala SMP Negeri 1 Siniu, Andi Onang, S.Ag., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi literasi keuangan memberikan pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian dari Universitas Alkhairaat ini. Materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi siswa karena mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga belajar bagaimana mengatur uang saku, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membiasakan diri untuk menabung,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan melalui kerja sama antara sekolah dan perguruan tinggi.
Riyan menambahkan, penerapan literasi keuangan membutuhkan dukungan keluarga dan sekolah. Kebiasaan merencanakan pengeluaran, menyisihkan uang untuk tabungan, dan mempertimbangkan pembelian perlu terus ditanamkan kepada siswa.
“Harapan kami, setelah kegiatan ini siswa dapat menerapkan kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Tidak harus dalam jumlah besar, yang penting mereka mulai belajar merencanakan, menentukan prioritas dan menyisihkan uang untuk kebutuhan masa depan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi dosen Unisa Palu dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda melalui edukasi yang sederhana dan aplikatif.
Tim pengabdi Unisa terdiri dari Riyan L. Djalalembah, M.Ak., Zulfikar Jakaputera, S.E., M.M., Yuliana, S.E., M.M., Huzaema, S.E., M.M., dan M. Fadil. */JEF






