Lapas Parigi Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu Oleh Pembesuk

PARIGI, MERCUSUAR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam saku seorang pembesuk. Rabu (1/5/2024).

Hal tersebut dibenarkan Kepala Lapas Parigi, Didik Niryanto. Ia menjelaskan, penyelundupan tersebut berhasil digagalkan oleh petugas penggeledahan layanan kunjungan warga binaan pemasyarakatan (WBP), Lita Palumpun.

“Satu orang pembesuk berinisial (N) kedapatan membawa satu bungkus sabu di saku celananya,” jelasnya.

Ia menguraikan, peristiwa tersebut bermula saat pengunjung inisial N hendak membesuk, setelah melalui pencatatan dan penggeledahan barang oleh petugas penjaga pintu utama, selanjutnya pengunjung digeledah badan oleh petugas, Lita Palumpun di ruang penggeledahan badan khusus wanita.

Saat penggeledahan, petugas merogoh kantong dan ditemukan sebuah kantong plastik yang di duga sabu.

Bersama dengan Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Kalapas Didik langsung melakukan koordinasi bersama dengan Kepolisian Resor (Polres) Parigi, untuk mengamankan barang bukti beserta pembesuk berinisial N tersebut.

“Kami lalu berkoordinasi dengan Polres Parigi dan diserahkan pula barang bukti dan kasus ini kepada mereka agar ditindaklanjuti pemeriksaannya,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, usai kejadian tersebut, pihaknya langsung meningkatkan pengawasan dengan melakukan sterilisasi seluruh area Lapas.

“Keamanan kita tingkatkan, memastikan setiap area dalam maupun luar Lapas aman dan bersih dari ancaman gangguan keamanan dan ketertiban,” imbuh Didik.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar mengapresiasi atas kesuksesan Lapas Parigi dalam menggagalkan penyelundupan sabu tersebut.

Hermansyah Siregar menegaskan, komitmen berantas peredaran gelap narkotika menjadi perhatian serius bagi seluruh jajaran pemasyarakatan.

Pos terkait