TONDO, MERCUSUAR – Universitas Tadulako (Untad) akan menggelar wisuda ke-136 pada Kamis (16/4/2026), dengan total 1.272 lulusan dari 11 fakultas dan satu program pascasarjana.
Ketua Senat Untad, Prof. Dr. Djayani Nurdin, S.E., M.Si, menekankan bahwa lulusan tidak cukup hanya mengandalkan orientasi mencari kerja di tengah kompetisi yang semakin ketat. Ia mendorong alumni untuk memiliki kemampuan kewirausahaan sebagai alternatif sekaligus strategi bertahan.
Menurutnya, Untad telah mengintegrasikan mata kuliah kewirausahaan di seluruh fakultas agar mahasiswa memiliki kapasitas menciptakan usaha secara mandiri.
“Lulusan diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri yang berpotensi menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar lulusan tidak terpaku pada peluang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), mengingat keterbatasan formasi dan anggaran pemerintah daerah. Karena itu, kemampuan beradaptasi dan membaca peluang di sektor lain menjadi penting.
Sebagai dukungan, Untad telah membentuk Unit Penunjang Akademik (UPA) Karir dan Kewirausahaan yang berperan menjembatani lulusan dengan dunia kerja dan usaha. Unit ini aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan dan pemerintah daerah, melalui program pelatihan dan pengembangan usaha mahasiswa.
Selain itu, Untad terus memperkuat pelaksanaan tracer study untuk memantau keterserapan lulusan, jenis pekerjaan, serta relevansi pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja. Data ini dinilai penting sebagai dasar evaluasi dan peningkatan kualitas pendidikan.
Peran Ikatan Keluarga Alumni (IKA) juga disebut strategis dalam memperluas jejaring, menyediakan informasi peluang kerja, serta meningkatkan kapasitas lulusan melalui penguatan soft skill.
“Sinergi antara kampus dan alumni diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif, baik secara akademik maupun nonteknis,” tambah Prof. Djayani.
Wisuda ke-136 ini merupakan wisuda kedua Untad pada tahun 2026. Berdasarkan data, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 340 orang, diikuti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 183 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 172 orang.
Selanjutnya, Fakultas Pertanian meluluskan 123 mahasiswa, Fakultas Teknik 108 orang, dan Fakultas Hukum 81 orang. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam mencatat 71 lulusan, Fakultas Kesehatan Masyarakat 65 orang, serta Fakultas Peternakan dan Perikanan sebanyak 52 orang.






