Faktek Untad Perkuat Kualitas melalui PKT dan UKOM

PALU, MERCUSUAR – Bidang Jasa Konstruksi merupakan salah satu elemen penting dalam mengawal proses pembangunan infrastruktur di Indonesia, sehingga para tenaganya harus dibekali kompetensi yang memadai.

Termasuk para akademisi yang bergerak di bidang pendidikan konstruksi, juga harus terus ditambah kualitasnya. maka Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) dan Uji Kompetensi (UKOM) TKK Ahli SDM Vokasi Jasa Konstruksi adalah sebuah keniscayaan.

Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Teknik (Faktek) Universitas Tadulako, Ir. Andi Arham Adam, S.T., M.Sc.(Eng), Ph.D., IPM., ASEAN Eng. kepada Mercusuar, di Palu, Jumat (29/5/2026).  

“Maka dari itu, Untad, khususnya Fakultas Teknik yang memiliki hubungan erat dengan jasa konstruksi, juga dituntut memiliki kompetensi. Olehnya, kami pun mengikutkan mereka untuk beragam pelatihan, salah satunya adalah PKT dan UKOM, yang belum lama ini kami gelar,” kata Andi Arham.

PKT dan UKOM tersebut, menurut Andi Arham, merupakan bekal tambahan untuk lulusan dan calon lulusan Faktek Untad, agar lebih siap menghadapi dunia kerja di bidang konstruksi. Hal itu, mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama 2 (IKU 2).

“IKU 2 Perguruan Tinggi untuk tahun 2026 fokus pada persentase lulusan yang langsung bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha dalam jangka waktu satu tahun setelah kelulusan,” jelasnya.

Selain mengutus 100 orang peserta pada kegiatan yang diselenggarakan oleh BJKW VI Makassar tersebut, Faktek Untad untuk kali ini didapuk menjadi tuan rumah. Hal itu, menurut Andi Arham, merupakan bentuk apresiasi Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sulteng.

Turut membersamai secara daring, para Dekan atau perwakilan kampus UNM, UMI, Unsulbar, Poltek Bombana, dan USN. Kegiatan diikuti 549 peserta yang berasal dari enam perguruan tinggi dan satu Politeknik.

“Insyaallah, ke depannya, kami terus berkomitmen untuk meningkatkan SDM para calon tenaga jasa konstruksi, sehingga lulusan dari Fakultas Teknik Untad bisa memiliki daya saing di dunia kerja, khususnya di jasa konstruksi,” pungkas Andi Arham. MBH

Pos terkait