Disdikbud Palu Secepatnya Evaluasi Kepala Sekolah


​LERE, MERCUSUAR — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu tengah bersiap melakukan langkah strategis berupa pemetaan kembali (assessment) terhadap seluruh kepala sekolah di Kota Palu. Langkah evaluasi ini diambil untuk memastikan mutu kepemimpinan sekolah berjalan seiring dengan peningkatan rapor pendidikan di daerah.
Kepala Disdikbud Kota Palu, Hardi, menegaskan bahwa penilaian dan penempatan posisi kepala sekolah di masa mendatang akan sepenuhnya berbasis kinerja. Evaluasi komprehensif ini direncanakan untuk mencakup semua jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, hingga SMP.
​”Kita akan melakukan pemetaan kembali terhadap kepala sekolah berdasarkan hasil kerja. Kita ini berbasis kinerja, jadi performa kepemimpinan mereka akan menjadi fokus utama,” ujar Hardi, Rabu (1/7/2026).
​Pihak memaparkan salah satu contoh konkret indikator keberhasilan tersebut yang tercermin dari pencapaian sejumlah sekolah belakangan ini. Tercatat sebanyak 14 SD dan 6 SMP berhasil mendapatkan dana BOS Prestasi, sebuah apresiasi yang dinilai tidak terlepas dari dedikasi serta kinerja yang baik dari masing-masing kepala sekolah.
​Menurutnya, indikator utama yang dijadikan tolok ukur dalam pemetaan ini adalah progres capaian Rapor Pendidikan sekolah dari tahun ke tahun. Jika suatu sekolah menunjukkan grafik yang stagnan atau bahkan menurun, kualitas kepemimpinan manajerial pimpinan sekolah tersebut patut dipertanyakan.
​”Kalau ada capaian Rapor Pendidikan dari tahun ke tahun yang tidak meningkat, maka kinerja kepala sekolah tersebut perlu dipertanyakan. Indikatornya sudah sangat jelas. Jika kepemimpinan yang pasif terus dipertahankan, sekolah bersangkutan tidak akan berkembang,” jelasnya.
​Terkait pelaksanaan kebijakan ini, pihak Disdikbud menjadwalkan agar proses pemetaan ulang dapat terealisasi dalam waktu dekat. Kendati demikian, Hardi menambahkan bahwa regulasi teknisnya akan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Wali Kota Palu dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan aturan birokrasi yang berlaku.
​”Dalam waktu dekat kami akan melakukan pemetaan ini, namun tentu kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pak Wali Kota Palu dan BKD,” tutupnya.UTM

Pos terkait