PALU, MERCUSUAR – Explore SMP Al-Azhar Mandiri (EXPOZhar) 2026 resmi dibuka di halaman SMP Al-Azhar Mandiri Palu, Jumat (23/10/2026). Berlangsung hingga Minggu (25/10/2026), kegiatan ini menjadi ruang bagi pelajar untuk berekspresi, menampilkan kreativitas, mengembangkan keterampilan, hingga belajar berwirausaha.
Direktur Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu, H. Abd. Basit Arsyad mengatakan EXPOZhar dirancang agar siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata dalam menerapkan ilmu yang dipelajari.
“Anak-anak tidak cukup hanya belajar di kelas, mereka juga harus belajar menghadapi realita kehidupan. Ini melatih kreativitas anak-anak. Di samping selama ini belajar teori, sekarang mereka praktikkan apa yang didapatkan di kelas,” kata Basit.
Ia berharap kreativitas yang dikembangkan siswa dapat menghasilkan prestasi dan karya yang bermanfaat. Hal tersebut sejalan dengan tema EXPOZhar 2026, From Creativity to Achievement.
“Dari kreativitas, Insyaallah mereka akan mendapatkan hasil dari kreasinya,” sambungnya.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Palu, Erwin A. Rauf, mengapresiasi penyelenggaraan EXPOZhar 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah positif bagi siswa untuk menampilkan kemampuan, termasuk hasil penelitian yang mengangkat kearifan lokal.
“Ini merupakan kegiatan yang keren dan luar biasa,” ujar Erwin.
Ia menilai kegiatan semacam ini sejalan dengan pengembangan kompetensi murid, khususnya kreativitas dan penalaran, yang menjadi bagian dari delapan dimensi profil lulusan.

Sementara itu, Kepala SMP Al-Azhar Mandiri Palu, Yuniarti H. Tunekon, menyampaikan apresiasi kepada yayasan atas dukungan dan arahan yang diberikan kepada sekolah. Ia juga mengapresiasi panitia EXPOZhar 2026 yang melibatkan para siswa dalam proses persiapan dan pelaksanaan kegiatan.
“Terima kasih banyak kepada panitia yang luar biasa meluangkan waktu dan saling membantu menyiapkan hal yang dibutuhkan untuk kegiatan ini,” kata Yuniarti.
Olimpiade Jadi Ajang Uji Kemampuan Pelajar Sulteng
EXPOZhar 2026 turut dirangkaikan dengan olimpiade akademik yang diikuti lebih dari 400 peserta dari Kota Palu, Kabupaten Banggai, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Sigi, Poso dan Kabupaten Donggala.
Kompetisi tersebut melombakan Matematika dan IPA untuk jenjang SD, serta Matematika, IPA, dan IPS untuk jenjang SMP. Ajang ini memberikan kesempatan kepada pelajar untuk menguji kemampuan sekaligus mengukur capaian belajar mereka.
Basit mengatakan, olimpiade tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu tolok ukur kemampuan pelajar di Sulawesi Tengah sekaligus mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan.
“Ini menjadi barometer dalam menguji kemampuan anak-anak di Sulteng. Kami membantu pemerintah pada bidang pendidikan,” ujarnya.
Untuk menjaga objektivitas kompetisi, siswa SMP Al-Azhar Mandiri Palu selaku tuan rumah tidak diikutsertakan dalam olimpiade tersebut. Dengan demikian, pelajar dari sekolah peserta memiliki kesempatan untuk berkompetisi secara adil dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Melalui EXPOZhar 2026, SMP Al-Azhar Mandiri Palu berharap dapat terus menghadirkan ruang belajar yang lebih luas bagi siswa, baik melalui kompetisi akademik maupun kegiatan kreatif yang mendorong keberanian, kemandirian, dan prestasi. IEA






