PALU, MERCUSUAR – Dua murid asal Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN 2) Kota Palu berhasil meraih medali perak dan perunggu, pada ajang Asia Science Mathematic Competition (ASMC) 2026, yang digelar di Malaysia, pada 11–12 Juli 2026.
“Alhamdulillah, murid kami yakni Moh. Irwansyah Junior Sastrio berhasil meraih medali perak, serta Andi Alif Toha meraih medali perunggu, setelah bersaing dengan para pelajar berbakat dari 10 negara dalam kompetisi sains dan matematika tingkat Asia,” kata Wakil Kepala MAN 2 Kota Palu Bidang Akademik, Zulfadli, di Palu, Selasa (14/7/2026).
ASMC merupakan salah satu kompetisi sains dan matematika tingkat internasional yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara di Asia, untuk menguji kemampuan akademik, berpikir kritis, dan pemecahan masalah. Tahun ini, ajang tersebut digelar di Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor.
Selain medali, kedua murid kelas XI tersebut juga mendapatkan tiga Sertifikat Internasional Global Awards 2026, yang diberikan secara selektif kepada peserta yang memenuhi kriteria penilaian tertentu. Tidak hanya berlomba, para peserta juga diberikan sejumlah materi motivasi terkait pentingnya berpikir kritis dan dinamika kelompok.
Kepala MAN 2 Kota Palu, Dr. H. Taufik Abd. Rahim menyambut baik keberhasilan kedua muridnya dalam ajang internasional tersebut.
“Alhamdulillah, kami menyambut gembira dan memberikan apresiasi atas perjuangan murid kami mewakili Indonesia di ajang yang bergengsi dan terhormat,” kata Taufik.
“Di antara deretan perwakilan negara lain dengan benderanya masing-masing, anak-anak kami juga bisa meraih medali. Ini menjadi salah satu jalan untuk mencapai tujuan mewujudkan MAN 2 Kota Palu sebagai madrasah yang mendunia,” sambungnya.
Hasil tersebut, menurut Taufik, tidak lepas dari program berkelanjutan yang selama ini diterapkan di MAN 2 Kota Palu. Baik melalui bimbingan khusus, proses pembelajaran, serta melalui kegiatan ekstrakurikuler Intelligence Madrasah Olympic (IMO).
“Ekskul IMO memang didesain dengan bimbingan yang terus menerus dilakukan. Ini menjadi pemantik bagi murid-murid lain agar bisa juga mempersembahkan yang terbaik,” pungkasnya. IEA






