TONDO, MERCUSUAR – Atlet tinju SMAN Olahraga (SMANOR) Tadulako Palu menyumbangkan dua medali bagi Sulawesi Tengah dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju di Jakarta. Prestasi tersebut terdiri atas satu medali perak dan satu medali perunggu.
Mark Antoni, siswa kelas XI, berhasil meraih medali perak. Sementara Fitriani, siswi kelas XII, menyumbangkan medali perunggu. Keduanya merupakan atlet binaan pelatih tinju SMANOR Tadulako Palu, Ninong, S.Pd., M.Pd.
Dari lima atlet SMANOR Tadulako Palu yang mengikuti kejuaraan tersebut, tiga atlet lainnya juga menunjukkan penampilan kompetitif hingga babak semifinal.
Kepala SMANOR Tadulako Palu, Muhammad Jufri, mengapresiasi pencapaian para atlet. Menurutnya, hasil tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kemampuan atlet dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan kejuaraan berikutnya.
“Para atlet tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari kontingen Pengprov Pertina Sulawesi Tengah yang diberangkatkan bersama KONI Sulteng. Capaian ini sangat patut kita apresiasi. Ini menjadi modal dasar untuk melahirkan atlet-atlet elite di masa depan,” ujar Muhammad Jufri, Senin (26/10/2026).
Apresiasi juga disampaikan atas dukungan Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Sulawesi Tengah yang senantiasa memberikan kesempatan dan ruang bagi para atlet binaan untuk berkompetisi di tingkat nasional. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menambah pengalaman bertanding, mengasah kemampuan, serta meningkatkan daya saing atlet.
Selain itu, peran tim kepelatihan SMANOR Tadulako Palu, khususnya cabang olahraga tinju, turut mendapat perhatian. Dedikasi dan semangat Ninong, S.Pd., M.Pd., dalam mendampingi atlet di lapangan dinilai menjadi bagian penting dari proses pembinaan yang berkelanjutan.
Dukungan guru-guru mata pelajaran di sekolah juga menjadi unsur penting dalam menunjang prestasi atlet. Melalui kebijakan yang memberi ruang bagi siswa untuk mengikuti jadwal latihan, para atlet dapat menjalankan program latihan secara lebih terarah tanpa mengabaikan pendidikan. Pengaturan tersebut membantu siswa menjaga fokus selama latihan sekaligus tetap menjalankan kewajiban akademik di sekolah.
Muhammad Jufri juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya gubernur, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, serta Kepala Bidang PKPLK dan Inovasi Pendidikan atas dukungan terhadap pembinaan olahraga di sekolah tersebut.
Menurutnya, di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian melalui alokasi dana kejuaraan bagi cabang olahraga yang dibina. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan dan membuka kesempatan bagi atlet mengikuti kompetisi di tingkat nasional. UTM






