SMP Al-Azhar Palu Loloskan Empat Siswa ke MTQ Nasional

Sekda Kota Palu, Irmayanti Pettalolo saat berfoto bersama Khafilah Kota Palu yang berhasil meraih juara umum termaksud empat siswa SMP Al-Azhar Mandiri Palu, Sabtu (13/6/2026).FOTO: IST

TALISE, MERCUSUAR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMP Al-Azhar Mandiri Palu pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Sigi. Sebanyak empat siswa berhasil meraih Juara I pada cabang lomba yang diikuti dan dipastikan akan mewakili Provinsi Sulawesi Tengah pada MTQ Nasional yang akan berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada September 2026 mendatang.

Empat siswa tersebut yakni Aura Latisha yang meraih Juara I cabang Tilawah Anak-Anak Putri, Myesha N Putry Akroman dan Putry Zaskiya Akroman yang menjadi Juara I cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), serta Wahyu F Saputra yang berhasil menjadi Juara I cabang Tartil Putra.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMP Al-Azhar Mandiri Palu karena mampu menunjukkan kualitas pembinaan keagamaan yang selama ini diterapkan di lingkungan sekolah. Para peserta berhasil mengungguli kafilah terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah setelah melalui rangkaian perlombaan yang berlangsung kompetitif.

Kepala SMP Al-Azhar Mandiri Palu, Yuniarti H. Tunekon, M.Pd, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih para siswa. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh sekolah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah hasil dari kerja keras para siswa, para pembina, guru, serta dukungan penuh dari orang tua. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan selama ini berjalan dengan baik,” ujar Yuniarti, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, Al-Azhar Mandiri Palu tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap penguatan pendidikan karakter dan pembinaan Al-Qur’an. Melalui program pembinaan yang rutin, siswa yang memiliki potensi di bidang tilawah maupun cabang MTQ lainnya mendapatkan pendampingan secara intensif.

Menurut Yuniarti, kedisiplinan dalam berlatih serta semangat belajar yang tinggi menjadi salah satu kunci keberhasilan para siswa meraih prestasi di tingkat provinsi. Selain itu, dukungan keluarga turut memberikan motivasi besar bagi peserta untuk tampil maksimal selama perlombaan.

“Kuncinya adalah disiplin latihan, pembinaan yang berkelanjutan, dan kemauan anak-anak untuk terus belajar. Mereka memiliki semangat yang luar biasa untuk memberikan yang terbaik,” katanya.

Menghadapi MTQ Nasional di Semarang, pihak sekolah berkomitmen meningkatkan intensitas pembinaan agar para peserta lebih siap menghadapi persaingan yang lebih ketat. Persiapan tidak hanya dilakukan dari sisi teknis, tetapi juga mental dan kepercayaan diri peserta.

“Kami akan meningkatkan pembinaan dan pendampingan agar anak-anak lebih siap. Harapan kami mereka bisa tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional,” tambahnya. UTM

Pos terkait