SMPN 15 Palu Terkendala Aturan Zonasi SPMB

Hilmi

BESUSU BARAT, MERCUSUAR – SMPN 15 Palu masih terkendala dengan aturan zonasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Palu tentang Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Dengan aturan tersebut, jumlah pendaftar yang masuk belum memenuhi kuota penerimaan yang ditarget 224 siswa yang terbagi dalam tujuh rombongan belajar, pendaftar yang tercatat baru mencapai 129 orang.

Kepala SMP Negeri 15 Palu, Hilmi, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa seluruh tahapan penerimaan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku melalui jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.

“Rendahnya jumlah pendaftar tidak lepas dari posisi sekolah yang berada di wilayah irisan dengan sejumlah sekolah yang selama ini menjadi pilihan utama masyarakat, seperti SMP Negeri 1 Palu dan SMP Negeri 4 Palu. Citra sekolah-sekolah tersebut sebagai sekolah rujukan membuat sebagian besar orang tua lebih dahulu mengarahkan anak-anak mereka untuk mendaftar di sana,” katanya, Sabtu (27/6/2026).

SMPN 15 Palu juga menghadapi dampak perubahan demografi yang masih terasa pascabencana 28 September 2018. Sejumlah kawasan yang masuk dalam wilayah domisili sekolah mengalami penurunan jumlah penduduk. Banyak warga yang telah berpindah tempat tinggal sehingga jumlah calon peserta didik dari lingkungan sekitar ikut berkurang.

“Walaupun menghadapi berbagai tantangan kami berupaya mempertahankan kualitas pendidikan yang dimiliki. Sekolah terus melakukan pembenahan pada berbagai aspek, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, hingga pengembangan kegiatan akademik dan non akademik,” terangnya.

Hilmi berharap ke depan pemerintah dapat melakukan evaluasi terhadap pembagian wilayah domisili agar lebih proporsional dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh sekolah negeri. Menurutnya, pemerataan peserta didik menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Meski kuota belum terpenuhi, optimisme tetap menjadi modal utama SMPN 15 Palu. Pihak sekolah meyakini masih ada peluang bertambahnya jumlah siswa setelah proses seleksi di sekolah-sekolah lain selesai. Dengan semangat tersebut, SMPN 15 Palu terus membuka diri bagi para calon peserta didik yang ingin memperoleh pendidikan berkualitas dalam lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif. UTM

Pos terkait