PALU, MERCUSUAR — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Palu menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 yang diikuti seluruh siswa dengan jumlah peserta mencapai 517 orang. Pelaksanaan TKA dibagi menjadi dua gelombang untuk menyesuaikan jumlah peserta dan memastikan ujian berjalan tertib.
Ketua Panitia TKA sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik MAN 2 Kota Palu, Fazlur Fadli, menjelaskan, gelombang pertama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 2–6 November 2026.
Menurut Fazlur, meskipun TKA tidak bersifat wajib secara regulasi, pihak madrasah mengimbau seluruh siswa untuk mengikuti ujian tersebut karena memiliki manfaat penting dalam mengukur kemampuan akademik. Sebagai persiapan, madrasah juga telah melaksanakan sejumlah uji coba atau try out sebelum pelaksanaan ujian.
Sementara itu, Proktor TKA MAN 2 Kota Palu, Hijriani, mengungkapkan, pelaksanaan ujian sempat mengalami kendala teknis. Pada hari pertama sesi ketiga, terjadi pemadaman listrik sehingga pihak madrasah menggunakan mesin genset untuk memastikan ujian tetap berlangsung hingga sesi berakhir.
Gangguan juga terjadi pada hari kedua sesi pertama akibat masalah server pusat secara nasional. Namun, kendala tersebut berhasil ditangani sekitar pukul 09.30 WITA dan sistem kembali berjalan normal pada sesi berikutnya.
Pihak madrasah telah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk penyediaan genset, guna menjaga kelancaran pelaksanaan TKA hingga gelombang kedua berakhir.
Kepala MAN 1 Palu, Dr. Taufik, berharap pelaksanaan TKA 2026 dapat menjadi momentum bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan akademik secara optimal sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan masing-masing siswa.UTM






