TONDO, MERCUSUAR – Universitas Tadulako (Untad) mempersiapkan pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) untuk mendukung pemerataan tenaga dokter gigi, khususnya di Sulawesi Tengah.
Persiapan tersebut mengacu pada surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 940/DST/B.B1/DT.03.03/2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dalam surat itu, Untad ditugaskan mempersiapkan pembukaan FKG dengan Universitas Brawijaya sebagai fakultas pembina.
Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengatakan persiapan telah dilakukan selama beberapa tahun dan dipercepat dalam satu hingga dua tahun terakhir, termasuk penyempurnaan dokumen pengusulan.
“Ini memang sudah dipersiapkan untuk mendukung program pemerintah, terutama mengatasi kekurangan dokter gigi, termasuk di sejumlah puskesmas di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Menurut Rektor, kesiapan tenaga pengajar sudah mendekati kebutuhan, meskipun penambahan dosen masih diperlukan. Untad juga akan mengembangkan sarana pembelajaran dan menjajaki kerja sama dengan rumah sakit mitra untuk mendukung pendidikan klinis.
Pengembangan FKG ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan kedokteran dan meningkatkan pelayanan kesehatan. Melalui pendampingan Universitas Brawijaya serta dukungan sumber daya bersama, Untad berharap dapat memenuhi persyaratan penyelenggaraan pendidikan kedokteran gigi secara bertahap sesuai standar yang ditetapkan. */JEF






