EXTRANAS 2026, MAN 2 Palu Raih Dua Penghargaan

Kontingen MAN 2 Kota Palu meraih dua penghargaan pada ajang EXTRANAS 2026 di Lamongan, Jawa Timur, baru-baru ini. FOTO: IST.

LAMONGAN, MERCUSUAR – Kontingen Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN 2) Kota Palu meraih dua penghargaan pada ajang Expo dan Rapat Kerja Nasional Madrasah Aliyah Plus Keterampilan dan MAKN (EXTRANAS) 2026 di Lamongan, Jawa Timur, yang digelar pada 10—13 September 2026.

Dua penghargaan tersebut masing-masing Juara II (Perak) kategori video profil dan penghargaan Stan Terpaling Variatif. EXTRANAS 2026 mempertemukan 64 madrasah pilihan dari berbagai daerah di Indonesia untuk menampilkan prestasi, inovasi, kreativitas, teknologi, keterampilan, serta program unggulan masing-masing.

Provinsi Sulteng dalam ajang nasional tersebut menugaskan tiga madrasah sebagai perwakilan daerah, yakni MAN 2 Kota Palu, MAN 1 Kota Palu, dan MAN 1 Parigi.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah (Kanwil) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulteng, H. Muh. Syamsu Nursi menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih MAN 2 Kota Palu. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa peserta didik madrasah di Sulteng memiliki kemampuan untuk berkompetisi dan berprestasi di tingkat nasional.

“Prestasi yang diraih MAN 2 Kota Palu merupakan hasil dari kerja keras, kreativitas, dan kolaborasi antara peserta didik, pembina, serta seluruh unsur madrasah. Capaian ini membuktikan bahwa madrasah mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus menghadirkan karya yang inovatif dan berkarakter,” ujarnya, Senin (14/9/2026).

Syamsu berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi madrasah lainnya untuk terus mengembangkan potensi peserta didik, khususnya dalam bidang keterampilan, kreativitas, teknologi, dan inovasi.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Palu, Dr. H. Taufik Abd. Rahim menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik, pembina, serta delegasi yang telah mengharumkan nama Sulteng di kancah nasional.

“Prestasi ganda ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi, memperkuat daya saing kelembagaan, serta membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan karya kreatif yang diakui di level nasional,” ujar Taufik.

Ia menyebut, raihan tersebut menjadi bukti semangat berprestasi, kreativitas, dan inovasi peserta didik madrasah terus berkembang, sekaligus memperkuat kiprah madrasah di Sulteng dalam menunjukkan kemampuan terbaik di panggung nasional. */IEA

Pos terkait