SIGI, MERCUSUAR – Anggota DPRD Kabupaten Sigi dari Fraksi Partai NasDem, Ilyas Nawawi, melaksanakan reses masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Dusun VII Perumahan Paradise, Desa Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi agenda reses keempat sekaligus terakhir bagi Ilyas, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat sekaligus membangun komunikasi langsung dengan warga di daerah pemilihannya.
Kepala Dusun VII, Amiludin menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan penanganan infrastruktur jalan di kawasan tersebut. Selain itu, persoalan sampah juga dinilai perlu mendapat perhatian agar kebersihan dan kenyamanan lingkungan tetap terjaga.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ilyas Nawawi menjelaskan pembangunan maupun pemeliharaan jalan di kawasan perumahan pada prinsipnya masih menjadi tanggung jawab pengembang, selama fasilitas dan prasarana tersebut belum diserahkan kepada pemerintah daerah.
“Tapi saya akan mencoba melakukan komunikasi dengan pihak developer, terkait pembangunan jalan di kompleks ini. Kami akan melihat seperti apa status jalan tersebut dan apa yang bisa kita lakukan untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Selain persoalan infrastruktur, Ilyas juga menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan dalam merealisasikan seluruh aspirasi masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut mengharuskan pemerintah menetapkan skala prioritas dalam pelaksanaan pembangunan. Dengan demikian, setiap usulan masyarakat perlu disesuaikan dengan kewenangan pemerintah daerah, tingkat kebutuhan, serta kemampuan anggaran yang tersedia.
“Aspirasi masyarakat tetap kita catat dan akan kita perjuangkan sesuai dengan kewenangan serta kemampuan anggaran yang ada,” katanya.
Ilyas juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing. Menurutnya, terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
“Yang paling penting adalah kita terus membangun komunikasi. Kalau ada persoalan di lingkungan, sampaikan dengan baik sehingga bisa kita cari solusi bersama,” tandasnya. AJI







