Pelayanan Publik adalah Wajah Pemerintah

Entry Meeting Penilaian Ombudsman RI, di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (21/7/2026). FOTO: BIRO ADPIM SETDAPROV SULTENG

PALU, MERCUSUAR – Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido menegaskan pelayanan publik merupakan wajah pemerintah yang paling nyata di mata masyarakat.

Karena itu, ia memberi perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Salah satunya pelayanan rumah sakit yang dinilai bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Reny, saat membuka Entry Meeting Penilaian Ombudsman RI: Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026, di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (21/7/2026).

“Pelayanan publik adalah gambaran bagaimana kita melayani rakyat. Ketika pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, dan sosial berjalan baik, maka masyarakat akan merasakan kehadiran pemerintah,” tegas Reny.

Ia juuga meminta seluruh rumah sakit terus meningkatkan standar pelayanan, memperkuat penerapan SOP, serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang berkualitas.

“Satu pelayanan yang kurang baik dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah secara keseluruhan,” tegasnya lagi.

Ia menambahkan, penilaian Ombudsman RI harus menjadi momentum memperbaiki kualitas pelayanan secara berkelanjutan, bukan sekadar memenuhi aspek administrasi.

“Masalah yang tidak diselesaikan hari ini akan tumbuh menjadi masalah baru ke depan. Karena itu, kita harus terus memperbaiki kualitas pelayanan,” tuturnya.

Reny juga mengingatkan seluruh perangkat daerah, agar bekerja secara kolaboratif dan mengedepankan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Yang kita buat itulah yang kita tulis. Jangan menulis sesuatu yang tidak kita kerjakan. Apa yang dibuat harus benar-benar dilaksanakan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tandas Reny. */IEA

Pos terkait