MOROWALI UTARA, MERCUSUAR – Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar berkunjung ke Kabupaten Morowali Utara (Morut), di Markas Batalyon (Yon) TP 825/GYS, di Desa Beteleme Kecamatan Lembo, Selasa (19/5/2026).
Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau kesiapan pangkalan serta pembangunan fasilitas batalyon yang diproyeksikan menjadi salah satu unggulan di kawasan Timur Indonesia.
Kedatangan Pangdam disambut langsung Bupati Morut, dr. Delis Julkarson Hehi, Anggota DPD RI, Febriyanthi Hongkiriwang, Danbrigif 30 Karoso Ndaya, Kolonel Inf. Toni Oki Priono, Danyonif TP 825/GYS, Letkol Inf. Alkomar, jajaran Kodim 1311/Morowali, unsur Forkopimda, serta para prajurit Batalyon TP 825/GYS.
Dalam agenda kunjungan tersebut, Jonathan bersama rombongan meninjau sejumlah fasilitas utama pangkalan, mulai dari dapur batalyon, barak prajurit, hingga pembangunan perumahan personel di kawasan seluas kurang lebih 20 hektare.
Jonathan menegaskan pembangunan pangkalan Yon TP 825/GYS telah dirancang dengan konsep modern dan memenuhi standar satuan tempur TNI-AD. Ia berharap seluruh prajurit dapat menjaga semangat, disiplin, dan kebanggaan sebagai satuan andalan di Morowali dan Morut.
“Yon TP 825/GYS harus menjadi batalyon kebanggaan Sulawesi Tengah. Pangkalan ini dibangun dengan konsep yang baik dan harus menjadi tempat yang nyaman bagi prajurit serta keluarga. Saya minta seluruh personel menjaga disiplin, tetap gembira dalam bertugas, dan terus meningkatkan kemampuan latihan menghadapi tantangan ke depan,” ujar Jonathan.
Ia juga meminta para prajurit yang belum menempati rumah dinas, agar tetap bersabar selama proses pembangunan berlangsung.
“Yon TP 825 merupakan batalyon tertua dan harus menjadi contoh bagi satuan lainnya. Prajurit harus menjaga nama baik satuan dan tidak melakukan pelanggaran,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Morut, Delis Julkarson Hehi menyampaikan kunjungan tersebut merupakan momentum strategis dalam memperkuat kesiapan pertahanan wilayah, sekaligus mendukung stabilitas kawasan industri dan pembangunan di Sulteng.
Menurutnya, keberadaan Yon TP 825/GYS memiliki arti strategis, tidak hanya bagi pertahanan negara, tetapi juga dalam menjaga stabilitas daerah yang terus berkembang sebagai kawasan industri nasional.
“Kehadiran Pangdam bersama jajaran menjadi kehormatan sekaligus bentuk perhatian besar TNI terhadap Morowali Utara. Pemerintah Daerah mendukung penuh penguatan fasilitas dan kesiapan Yon TP 825/GYS, karena keberadaan batalyon ini menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan kepercayaan investasi di daerah,” tutur Delis.
Ia menegaskan sinergi antara Pemerintah Daerah dan TNI akan terus diperkuat, untuk mendukung pembangunan kawasan yang aman, kondusif, dan berdaya saing. */IEA






