Tari kreasi Kalamapa lahir dari tradisi masyarakat suku Kaili saat menggelar acara adat dan pesta rakyat. Kalamapa merupakan dapur umum sederhana yang dibangun sementara sebagai tempat memasak bersama secara gotong royong. Di tempat inilah nilai kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan tumbuh dalam kehidupan masyarakat.
Melalui gerak tari yang lembut dan harmonis, Tari Kalamapa menggambarkan aktivitas masyarakat Kaili saat menyiapkan hidangan bersama. Iringan musik tradisional seperti mbasi-mbasi, lalove, gimba, dan kakula menghadirkan nuansa hangat, tenang, dan penuh kekeluargaan, seolah membawa penonton menyelami kehidupan masyarakat Kaili yang damai dan menjunjung tinggi kebersamaan.
Tari ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga pengingat bahwa budaya gotong royong adalah warisan luhur yang harus dijaga dan diteruskan oleh generasi muda sebagai identitas dan kebanggaan daerah. Dibawah Koreografer, Ivha Abdillah dari Komunitas Pemuda Berbudaya (KPB) Sulawesi Tengah bersama penata Musik, Emen Polelea, Asisten Pelatih, Divha Avita Putri, Revan Lamalete dan Kepala Sekolah SMP 6 Palu, Hartadi Gatot S.Pd, Mp.Mad. Berkat kerja sama tim, Tari Kalampa meraih juara pertama pada ajang FLS3N adalah kepanjangan dari Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional tingkat Kota Palu.
Oleh : Muhammad Rifki






